PKK Fishpreneur Hilirisasi Surplus Tangkapan untuk Tingkatkan Pendapatan Pesisir Olele

Oleh: Berty H. Meluko . 4 September 2026 . 15:40:20

Surplus hasil tangkapan ikan berpotensi menjadi sumber pendapatan tambahan apabila diolah menjadi produk pangan bernilai jual lebih tinggi. Potensi tersebut dikembangkan melalui program pengabdian kepada masyarakat bertajuk PKK Fishpreneur: Hilirisasi Surplus Tangkapan menjadi Produk Bernilai Tambah untuk Meningkatkan Pendapatan Pesisir Desa Olele, yang dilaksanakan di Desa Olele, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango.

Program ini memperoleh pendanaan hibah DPPM Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Tahun 2026 melalui Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat, Ruang Lingkup Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat.

Tim pelaksana diketuai Wila Rumina Nento, S.Pi., M.Si., dosen Teknologi Hasil Perikanan Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Tim ini juga melibatkan Sitty Ainsyah Habibie, S.Pi., M.Sc., dosen Manajemen Sumber Daya Perairan UNG, serta Moh. Muchlis Djibran, S.P., M.A., dosen Agribisnis Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO).

Pelaksanaan program turut didukung enam mahasiswa Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan UNG, yakni Farid Gobel, Wahyudin Abd. Azis, Alridho Hidayat Hamzah, Dika Hulopi, Farhan Mooduto, dan Ramdan Toana.

Melalui PKK Fishpreneur, tim mengembangkan lima produk olahan berbahan dasar ikan tuna, yaitu abon ikan tuna, fish katsu frozen, fish katsu siap saji, kaldu cair dari limbah ikan tuna, dan bakso ikan tuna. Diversifikasi ini menjadi salah satu upaya untuk memperluas pemanfaatan hasil tangkapan sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas perikanan lokal.

Pengembangan produk tidak berhenti pada proses pengolahan. Masyarakat juga mendapatkan penguatan dalam aspek pengemasan, pemanfaatan teknologi tepat guna, pengembangan identitas produk, dan orientasi pemasaran. Aspek-aspek tersebut menjadi bagian penting agar produk olahan memiliki daya tarik dan peluang bersaing di pasar.

Untuk memperkuat identitas produk, tim mengembangkan kemasan dan label yang mengangkat karakter Desa Wisata Taman Laut Olele. Pendekatan ini diharapkan dapat mempertemukan potensi perikanan dengan sektor pariwisata, sekaligus membuka peluang bagi produk olahan ikan untuk dipasarkan sebagai alternatif oleh-oleh khas kawasan wisata bahari Olele.

Dari sisi mutu, masyarakat diperkenalkan pada penerapan Standard Operating Procedure (SOP) dan Sanitation Standard Operating Procedures (SSOP). Kedua standar tersebut menjadi pedoman dalam menjaga konsistensi proses produksi dan sanitasi, sehingga pengolahan pangan dapat dilakukan secara lebih higienis dan terkontrol.

Melalui program ini, hilirisasi hasil perikanan diarahkan untuk memperkuat keterampilan masyarakat pesisir dalam mengolah surplus tangkapan menjadi produk bernilai tambah. Perpaduan diversifikasi produk, peningkatan mutu, penguatan identitas kemasan, dan orientasi pemasaran diharapkan dapat membuka peluang usaha serta mendukung peningkatan pendapatan masyarakat Desa Olele.

Program ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam menghubungkan pengetahuan dan teknologi dengan potensi ekonomi lokal, khususnya pada sektor perikanan dan pariwisata pesisir.

Agenda

23 September 2026

Diskusi Tindak lanjut Kerjasama

kunjungan dari LPPM Universitas Pattimura dalam rangka melakukan diskusi tindak lanjut kerjasama pelaksanaan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Hari, Tanggal : Rabu, 23 September 2026
Waktu : Pukul 09.00 WITA s.d selesai
Tempat : Ruang Sidang Lt. 2 LPPM UNG

15 - 17 September 2026

Monitoring dan Evaluasi Program Pengabdian kepada Masyarakat Skema KKN Tematik Tahap II dan KKN Tematik Infrastruktur Universitas Negeri Gorontalo Tahun Anggaran 2026

Monitoring dan Evaluasi Program Pengabdian kepada Masyarakat Skema KKN Tematik Tahap II dan KKN Tematik Infrastruktur Universitas Negeri Gorontalo Tahun Anggaran 2026

10 September 2026

Monev Internal Penelitian Pendanaan Direktorat jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026

Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo.

10 September 2026

Penyamaan Persepsi Monev Inernal Program Penelitian Tahun 2026

Dalam rangka persiapan pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian
Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026