Penguatan Akuntansi Manajemen BUMDes untuk Mendukung Ketahanan Pangan Desa Luwoo

Oleh: Berty H. Meluko . 19 Oktober 2026 . 17:12:30

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahap II Tahun 2026 Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mendorong penguatan tata kelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Luwoo melalui penerapan akuntansi manajemen berbasis kearifan lokal. Program ini diarahkan untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan usaha desa guna mendukung ketahanan pangan keluarga dan pengembangan usaha produktif masyarakat.

Program pengabdian tersebut mengangkat tema “Penguatan Ketahanan Pangan Keluarga melalui Strategi Implementasi Akuntansi Manajemen Berbasis Kearifan Lokal bagi BUMDes di Desa Luwoo”. Kegiatan ini berfokus pada penguatan sistem pengelolaan keuangan dan usaha BUMDes agar program ketahanan pangan dapat dijalankan secara lebih terencana, terukur, dan akuntabel.

Ketahanan pangan menjadi salah satu fokus program BUMDes Luwoo, sejalan dengan kebijakan pengalokasian sekitar 20 persen anggaran desa untuk mendukung sektor pertanian, peternakan, dan usaha pangan lokal. Dukungan anggaran tersebut membuka peluang bagi pengembangan kegiatan ekonomi produktif yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Namun, pengelolaan program pangan masih menghadapi tantangan, terutama dalam penyediaan informasi biaya, penyusunan anggaran, pengelolaan modal, dan mitigasi risiko usaha. Keterbatasan pada aspek-aspek tersebut dapat menyulitkan pengurus BUMDes dalam menentukan keputusan usaha, mengendalikan pengeluaran, serta menilai keberlanjutan kegiatan yang dijalankan.

Tantangan tersebut semakin penting seiring perubahan pola pengelolaan bantuan pertanian menuju kemitraan usaha produktif. BUMDes tidak hanya dituntut menyalurkan atau memfasilitasi dukungan bagi masyarakat, tetapi juga perlu memiliki sistem pengelolaan usaha yang mampu menjaga transparansi, mengukur kinerja, dan mengantisipasi risiko.

Melalui program KKN Tematik ini, tim UNG mendorong penerapan akuntansi manajemen sebagai salah satu instrumen untuk memperkuat kapasitas kelembagaan BUMDes. Pendekatan ini mencakup pengelolaan informasi biaya, perencanaan anggaran, pengendalian modal, serta identifikasi risiko yang berpotensi memengaruhi keberlangsungan usaha.

Penerapan akuntansi manajemen berbasis kearifan lokal juga diarahkan agar sistem pengelolaan yang dikembangkan tetap sesuai dengan karakteristik, potensi, dan kebutuhan masyarakat Desa Luwoo. Dengan demikian, penguatan tata kelola tidak hanya berorientasi pada administrasi keuangan, tetapi juga mendukung pengambilan keputusan usaha yang lebih tepat berdasarkan kondisi lokal.

Pelaksanaan program dirancang melalui tiga tahapan utama, yakni perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap perencanaan, tim mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi BUMDes serta merumuskan strategi kegiatan sesuai kebutuhan mitra.

Tahap pelaksanaan dilakukan melalui pembekalan materi, pelatihan, dan pendampingan langsung untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan pengurus BUMDes. Materi diarahkan pada aspek pengelolaan keuangan dan usaha yang dibutuhkan dalam mendukung kegiatan ketahanan pangan desa.

Selanjutnya, evaluasi dilakukan untuk mengukur perkembangan pengetahuan dan keterampilan peserta melalui monitoring berkala serta analisis kuesioner. Tahapan ini menjadi bagian penting untuk mengetahui perkembangan pelaksanaan program sekaligus mengidentifikasi aspek yang masih memerlukan pendampingan.

Melalui penguatan kapasitas tersebut, BUMDes Luwoo diharapkan mampu mengembangkan sistem pengelolaan usaha yang lebih tertib, transparan, dan berkelanjutan. Tata kelola yang baik juga diharapkan membantu BUMDes mengoptimalkan potensi pertanian, peternakan, dan pangan lokal sehingga kegiatan usaha dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Program KKN Tematik Tahap II Tahun 2026 ini didampingi oleh empat Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), yakni Dr. Tri Handayani Amaliah, S.E., Ak., M.Si., CA; Siti Pratiwi Husain, S.E., M.Si.; Hendra Pratama Danial, S.E., M.Ak.; dan Ayu Rakhma Wuryandini, S.E., M.SA. Sebanyak 16 mahasiswa KKN Tematik UNG terlibat dalam pelaksanaan program pengabdian tersebut.

Melalui kegiatan ini, UNG berupaya memperkuat peran BUMDes sebagai penggerak ekonomi desa dengan mendorong pengelolaan usaha yang lebih akuntabel dan sesuai dengan potensi lokal. Penguatan tata kelola tersebut diharapkan dapat mendukung keberlanjutan program ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kapasitas desa dalam mengembangkan usaha produktif berbasis kebutuhan masyarakat.

Agenda

23 September 2026

Diskusi Tindak lanjut Kerjasama

kunjungan dari LPPM Universitas Pattimura dalam rangka melakukan diskusi tindak lanjut kerjasama pelaksanaan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Hari, Tanggal : Rabu, 23 September 2026
Waktu : Pukul 09.00 WITA s.d selesai
Tempat : Ruang Sidang Lt. 2 LPPM UNG

15 - 17 September 2026

Monitoring dan Evaluasi Program Pengabdian kepada Masyarakat Skema KKN Tematik Tahap II dan KKN Tematik Infrastruktur Universitas Negeri Gorontalo Tahun Anggaran 2026

Monitoring dan Evaluasi Program Pengabdian kepada Masyarakat Skema KKN Tematik Tahap II dan KKN Tematik Infrastruktur Universitas Negeri Gorontalo Tahun Anggaran 2026

10 September 2026

Monev Internal Penelitian Pendanaan Direktorat jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026

Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo.

10 September 2026

Penyamaan Persepsi Monev Inernal Program Penelitian Tahun 2026

Dalam rangka persiapan pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian
Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026