Penguatan Koperasi Jadi Strategi Pengembangan Potensi Pertanian dan Perikanan Desa Buhu

Oleh: Berty H. Meluko . 17 Oktober 2026 . 10:50:05

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahap II Tahun 2026 Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di Desa Buhu, Kecamatan Telaga Jaya, Kabupaten Gorontalo. Mengusung tema “Pemanfaatan Potensi Pertanian dan Perikanan Berbasis Koperasi”, program ini diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan ekonomi desa.

Desa Buhu memiliki potensi sektor pertanian dan perikanan yang dapat dikembangkan untuk mendukung perekonomian masyarakat. Dengan jumlah penduduk sebanyak 2.247 jiwa yang tersebar dalam tiga dusun dan terdiri atas 738 kepala keluarga, potensi sumber daya pangan di desa ini menjadi modal penting bagi pengembangan usaha produktif berbasis kebutuhan dan kemampuan masyarakat setempat.

Namun, potensi tersebut masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama dalam pemasaran hasil pertanian dan perikanan. Selama ini, petani dan nelayan cenderung menjual hasil produksi secara individual melalui pedagang pengumpul. Kondisi tersebut membatasi peluang masyarakat untuk memperoleh nilai tambah yang lebih baik dari hasil usaha mereka.

Selain persoalan pemasaran, keterbatasan akses terhadap modal, teknologi, dan pendampingan usaha turut menjadi kendala dalam pengembangan ekonomi masyarakat. Di sisi lain, koperasi yang diharapkan menjadi wadah bersama untuk memperkuat kegiatan ekonomi warga belum berfungsi secara optimal dalam memfasilitasi kebutuhan anggotanya.

Melihat kondisi tersebut, program KKN Tematik UNG mendorong penguatan koperasi sebagai salah satu strategi untuk mengoptimalkan potensi pertanian dan perikanan Desa Buhu. Pendekatan ini menempatkan koperasi sebagai wadah bagi petani dan nelayan untuk membangun kerja sama, memperkuat posisi tawar, serta mengembangkan kegiatan usaha secara lebih terorganisasi.

Pelaksanaan program menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA), community development, dan pendampingan intensif (mentoring). Melalui pendekatan partisipatif tersebut, masyarakat didorong untuk terlibat dalam mengidentifikasi permasalahan, menentukan kebutuhan, serta merancang langkah pengembangan usaha yang sesuai dengan potensi desa.

Kegiatan pemberdayaan mencakup pelatihan tata kelola organisasi koperasi, penyusunan rencana usaha, peningkatan kualitas pelayanan anggota, serta pengembangan unit usaha terpadu di bidang pertanian dan perikanan. Rangkaian kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas pengelolaan koperasi agar mampu memberikan manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat.

Salah satu fokus program adalah mendorong optimalisasi peran Koperasi Merah Putih dalam mendukung rantai usaha pangan di tingkat desa. Koperasi diharapkan dapat menjadi penghubung antara petani, nelayan, dan pasar, sehingga pemasaran hasil produksi tidak sepenuhnya bergantung pada pedagang perantara.

Melalui pengelolaan usaha yang lebih terarah, koperasi juga berpotensi memfasilitasi pemilahan dan pengelompokan mutu hasil panen (grading) untuk meningkatkan kualitas serta daya saing produk. Selain itu, koperasi diharapkan dapat membantu penyediaan sarana produksi dengan harga yang lebih terjangkau dan mengembangkan layanan keuangan anggota yang dikelola secara aman, transparan, dan bertanggung jawab sesuai ketentuan yang berlaku.

Penguatan koperasi tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi pelaku usaha pertanian dan perikanan, tetapi juga mendukung terbentuknya ekosistem ekonomi desa yang lebih terintegrasi. Dengan pengelolaan kelembagaan dan usaha yang baik, potensi pangan lokal dapat dimanfaatkan secara lebih optimal untuk memperkuat ketahanan pangan dan membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat.

Program KKN Tematik ini dilaksanakan di bawah bimbingan tim dosen yang diketuai Dr. Hais Dama, S.E., M.Si., dengan anggota Idham Masri Ishak, S.E., M.Si., dan Meriana Fransiska Dungga, S.E., M.M.

Melalui program pengabdian ini, UNG berupaya mendorong pemberdayaan masyarakat dengan menghubungkan potensi sumber daya lokal dan penguatan kelembagaan ekonomi desa. Pengembangan koperasi yang partisipatif dan berkelanjutan diharapkan menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan daya saing usaha masyarakat, memperkuat ketahanan pangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Desa Buhu.

Agenda

23 September 2026

Diskusi Tindak lanjut Kerjasama

kunjungan dari LPPM Universitas Pattimura dalam rangka melakukan diskusi tindak lanjut kerjasama pelaksanaan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Hari, Tanggal : Rabu, 23 September 2026
Waktu : Pukul 09.00 WITA s.d selesai
Tempat : Ruang Sidang Lt. 2 LPPM UNG

15 - 17 September 2026

Monitoring dan Evaluasi Program Pengabdian kepada Masyarakat Skema KKN Tematik Tahap II dan KKN Tematik Infrastruktur Universitas Negeri Gorontalo Tahun Anggaran 2026

Monitoring dan Evaluasi Program Pengabdian kepada Masyarakat Skema KKN Tematik Tahap II dan KKN Tematik Infrastruktur Universitas Negeri Gorontalo Tahun Anggaran 2026

10 September 2026

Monev Internal Penelitian Pendanaan Direktorat jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026

Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo.

10 September 2026

Penyamaan Persepsi Monev Inernal Program Penelitian Tahun 2026

Dalam rangka persiapan pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian
Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026