KKN Tematik UNG di Desa Biluango Perkuat Ketahanan Keluarga melalui Edukasi Anti Narkoba dan Pencegahan Stunting

Oleh: Berty H. Meluko . 19 Oktober 2026 . 09:59:05

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Tahap 2 Tahun 2026 melaksanakan rangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Biluango, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango. Mengusung tema “Optimalisasi Peran Keluarga dalam Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba dan Stunting melalui Pemanfaatan Potensi Lokal”, program ini berfokus pada penguatan peran keluarga, peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan, serta pemanfaatan potensi pangan lokal untuk mendukung kesejahteraan warga.

Kegiatan pengabdian ini dibimbing oleh tiga Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), yakni Fenti Prihatini Dance Tui, Mohammad Imran, dan Mohamad Aprianto Paneo, dengan melibatkan 15 mahasiswa. Program dirancang untuk menjawab tiga aspek permasalahan utama di masyarakat, yaitu ketahanan keluarga dan perlindungan remaja, kesehatan dan gizi keluarga, serta penguatan kelembagaan, partisipasi masyarakat, dan keberlanjutan program di tingkat desa.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pemaparan program kerja kepada pemerintah desa dan tokoh masyarakat. Tahap ini menjadi bagian penting untuk menyampaikan rencana kegiatan sekaligus membangun koordinasi dengan pemangku kepentingan setempat. Melalui koordinasi tersebut, mahasiswa berupaya memastikan program pengabdian dapat berjalan secara partisipatif dan selaras dengan kebutuhan masyarakat Desa Biluango.

Pada aspek ketahanan keluarga, mahasiswa melaksanakan Sekolah Keluarga Anti Narkoba sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba. Edukasi ini menempatkan keluarga sebagai lingkungan pertama yang berperan dalam membentuk karakter, memberikan pendampingan, serta melindungi anak dan remaja dari berbagai pengaruh negatif. Penguatan komunikasi antara orang tua dan anak juga menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan keluarga yang sehat dan mendukung perkembangan generasi muda.

Selain edukasi pencegahan narkoba, perhatian terhadap kesehatan keluarga diwujudkan melalui kegiatan Sekolah Keluarga Cegah Stunting. Kegiatan ini memberikan pemahaman mengenai pentingnya pemenuhan kebutuhan gizi, pola asuh yang tepat, dan perhatian terhadap tumbuh kembang anak. Melalui edukasi tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa pencegahan stunting memerlukan keterlibatan keluarga serta dukungan lingkungan dan layanan kesehatan.

Kegiatan edukasi kemudian dilanjutkan melalui Laboratorium Pangan Lokal yang mengajak masyarakat mengenali potensi bahan pangan di lingkungan sekitar. Dalam kegiatan ini, mahasiswa memperkenalkan pemanfaatan ikan oci dan daun kelor sebagai bahan dasar pengolahan makanan bergizi. Kedua bahan lokal tersebut diolah menjadi BACILOR (Bakso Ikan Oci Daun Kelor), sebuah inovasi pangan yang dikembangkan sebagai alternatif menu keluarga.

Kehadiran BACILOR menjadi salah satu hasil yang menonjol dalam rangkaian pengabdian tersebut. Pemanfaatan ikan oci sebagai sumber protein dan daun kelor sebagai bahan pangan yang mengandung beragam zat gizi memperlihatkan peluang pengembangan komoditas lokal menjadi produk makanan yang lebih bervariasi. Pengolahan dalam bentuk bakso juga menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan bahan pangan lokal melalui sajian yang mudah dikenali masyarakat.

Inovasi ini diharapkan dapat mendorong keluarga untuk lebih kreatif dalam menyediakan makanan bergizi dengan memanfaatkan bahan yang tersedia di daerahnya. Selain mendukung edukasi pemenuhan gizi, pengembangan produk pangan lokal juga membuka peluang untuk meningkatkan nilai tambah komoditas setempat apabila nantinya dikembangkan lebih lanjut oleh masyarakat. Meski demikian, pencegahan stunting tetap membutuhkan upaya menyeluruh, mulai dari pemenuhan gizi sejak masa kehamilan hingga pemantauan pertumbuhan anak dan akses terhadap layanan kesehatan.

Untuk memperluas jangkauan edukasi, mahasiswa KKN Tematik UNG juga membuat dan memasang media informasi yang memuat pesan-pesan mengenai pencegahan penyalahgunaan narkoba dan stunting. Media tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh informasi yang mudah diakses sekaligus menjadi pengingat mengenai pentingnya perlindungan keluarga, kesehatan, dan pemenuhan gizi.

Rangkaian kegiatan turut dilengkapi dengan pembuatan peta Desa Biluango. Peta tersebut diserahkan kepada pemerintah desa sebagai media informasi wilayah yang dapat mendukung pengenalan kondisi dan potensi lokal. Keberadaan peta diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai salah satu sarana pendukung dalam penyebarluasan informasi serta perencanaan kegiatan pembangunan desa.

Sebagai bagian dari penyebarluasan hasil pengabdian, dokumentasi rangkaian kegiatan dipublikasikan melalui kanal YouTube dan media massa daring. Publikasi ini menjadi sarana untuk memperkenalkan pelaksanaan program kepada masyarakat yang lebih luas sekaligus menunjukkan kontribusi mahasiswa dalam mengembangkan pendekatan edukatif berbasis kebutuhan masyarakat.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, KKN Tematik UNG Tahap 2 Tahun 2026 di Desa Biluango tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan edukasi, tetapi juga pada pengenalan solusi yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi anti narkoba, peningkatan pemahaman mengenai pencegahan stunting, pengembangan inovasi BACILOR, serta penyediaan media informasi merupakan bagian dari upaya memperkuat kapasitas keluarga dan masyarakat.

Keterlibatan mahasiswa, dosen pembimbing, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi unsur penting dalam mendukung pelaksanaan program pengabdian ini. Melalui kolaborasi tersebut, berbagai potensi lokal dapat dikenali dan dimanfaatkan untuk menjawab persoalan sosial dan kesehatan yang dihadapi masyarakat.

Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi warga Desa Biluango, khususnya dalam membangun ketahanan keluarga, meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan anak, serta mendorong pemanfaatan pangan lokal. Dengan demikian, pelaksanaan KKN Tematik menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan akademik sekaligus berkontribusi langsung dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Agenda

23 September 2026

Diskusi Tindak lanjut Kerjasama

kunjungan dari LPPM Universitas Pattimura dalam rangka melakukan diskusi tindak lanjut kerjasama pelaksanaan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Hari, Tanggal : Rabu, 23 September 2026
Waktu : Pukul 09.00 WITA s.d selesai
Tempat : Ruang Sidang Lt. 2 LPPM UNG

15 - 17 September 2026

Monitoring dan Evaluasi Program Pengabdian kepada Masyarakat Skema KKN Tematik Tahap II dan KKN Tematik Infrastruktur Universitas Negeri Gorontalo Tahun Anggaran 2026

Monitoring dan Evaluasi Program Pengabdian kepada Masyarakat Skema KKN Tematik Tahap II dan KKN Tematik Infrastruktur Universitas Negeri Gorontalo Tahun Anggaran 2026

10 September 2026

Monev Internal Penelitian Pendanaan Direktorat jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026

Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo.

10 September 2026

Penyamaan Persepsi Monev Inernal Program Penelitian Tahun 2026

Dalam rangka persiapan pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian
Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026