
Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahap II Tahun 2026 Universitas Negeri Gorontalo (UNG) di Desa Tabumela, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo, mendorong pemanfaatan potensi perikanan Danau Limboto melalui pengembangan produk olahan ikan lokal. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah pendampingan pembuatan kerupuk ikan mujair “Desaku” sebagai upaya diversifikasi pangan, penguatan ketahanan pangan, dan peningkatan nilai ekonomi hasil perikanan.
Program ini dilatarbelakangi oleh persoalan yang dihadapi masyarakat, terutama fluktuasi harga ikan segar ketika hasil tangkapan melimpah. Pada kondisi tersebut, peningkatan pasokan ikan dapat diikuti penurunan harga jual sehingga memengaruhi pendapatan nelayan. Tantangan ini juga berkaitan dengan penanganan pascapanen, termasuk penerapan rantai dingin (cold chain) dan sanitasi yang perlu diperhatikan untuk menjaga mutu ikan.
Di sisi lain, keterbatasan produk olahan ikan lokal yang tahan simpan dan memiliki nilai tambah membuka peluang pengembangan usaha berbasis potensi perikanan setempat. Melalui diversifikasi produk, ikan mujair tidak hanya dijual dalam kondisi segar, tetapi juga dapat diolah menjadi produk pangan yang lebih tahan simpan dan berpotensi dipasarkan sebagai produk usaha masyarakat.
Dalam kegiatan ini, tim KKN Tematik UNG mendampingi masyarakat mengolah ikan mujair menjadi kerupuk melalui sejumlah tahapan produksi. Proses diawali dengan membersihkan ikan, memisahkan daging dari tulang, kemudian menghaluskan daging menggunakan alat pengolah makanan. Bahan-bahan pendukung selanjutnya ditimbang dan dicampurkan sebelum tepung ditambahkan secara bertahap hingga adonan mencapai tekstur kalis.
Adonan kemudian dibentuk menjadi lonjoran dan dikukus hingga matang. Setelah didinginkan semalaman, adonan diiris tipis untuk menghasilkan kerupuk dengan tekstur yang sesuai. Irisan tersebut kemudian dijemur selama dua hingga tiga hari, bergantung pada kondisi cuaca, sebelum digoreng hingga mengembang dan renyah.
Kerupuk yang telah digoreng selanjutnya didinginkan dan dikemas. Melalui praktik pengolahan ini, masyarakat diperkenalkan pada cara mengembangkan hasil perikanan menjadi produk dengan karakteristik berbeda dari ikan segar.
Kerupuk ikan mujair “Desaku” diharapkan menjadi salah satu alternatif pemanfaatan hasil perikanan Danau Limboto, khususnya ketika pasokan ikan melimpah. Pengembangan produk ini juga berpotensi membuka peluang usaha bagi masyarakat, dengan tetap memperhatikan konsistensi mutu, keamanan pangan, pengemasan, dan strategi pemasaran.
Selain berfokus pada pengembangan produk pangan, kegiatan KKN Tematik UNG di Desa Tabumela juga mencakup edukasi sosial melalui sosialisasi pencegahan stunting dan penyalahgunaan narkoba. Kedua kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesehatan keluarga dan perlindungan generasi muda.
Sosialisasi pencegahan stunting diarahkan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi dan kesehatan dalam mendukung tumbuh kembang anak. Sementara itu, sosialisasi pencegahan narkoba bertujuan membangun kesadaran, khususnya di kalangan generasi muda, mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba serta pentingnya menciptakan lingkungan yang sehat.
Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan KKN Tematik tidak hanya berorientasi pada pengembangan potensi ekonomi lokal, tetapi juga menyentuh aspek kesehatan dan kualitas sumber daya manusia. Pemanfaatan hasil perikanan, edukasi gizi, dan pencegahan narkoba menjadi bagian dari pemberdayaan masyarakat yang saling melengkapi.
Program ini didampingi oleh tim Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang diketuai Sitti Nursinar, S.Pi., M.Si., bersama anggota Prof. Dr. Femy M. Sahami, S.Pi., M.Si., Sri Rahayu Kalaka, S.Pi., M.Si., dan Faizal Kasim, S.IK., M.Si. Sebanyak 15 mahasiswa terlibat aktif dalam pelaksanaan KKN Tematik Tahap II Tahun 2026 di Desa Tabumela.
Melalui kegiatan ini, KKN Tematik UNG diharapkan dapat mendorong masyarakat mengoptimalkan potensi perikanan Danau Limboto, mengembangkan produk olahan bernilai tambah, serta meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya kesehatan keluarga. Upaya tersebut diharapkan menjadi salah satu langkah untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi masyarakat berbasis sumber daya lokal.
kunjungan dari LPPM Universitas Pattimura dalam rangka melakukan diskusi tindak lanjut kerjasama pelaksanaan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Hari, Tanggal : Rabu, 23 September 2026
Waktu : Pukul 09.00 WITA s.d selesai
Tempat : Ruang Sidang Lt. 2 LPPM UNG
Monitoring dan Evaluasi Program Pengabdian kepada Masyarakat Skema KKN Tematik Tahap II dan KKN Tematik Infrastruktur Universitas Negeri Gorontalo Tahun Anggaran 2026
Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo.
Dalam rangka persiapan pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian
Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026