Panen Hasil Aquaponik di Desa Ombulo, Ketua LPPM UNG Apresiasi Capaian Program Pengabdian

Oleh: Berty H. Meluko . 27 Agustus 2026 . 14:39:23

Hasil penerapan teknologi aquaponik di Desa Ombulo mulai menunjukkan capaian melalui panen berbagai komoditas pangan. Sayuran selada dan pakcoy berhasil dipanen dari sistem Integrated Smart Aquaponic yang dikembangkan melalui program pengabdian kepada masyarakat oleh tim pengabdian Universitas Negeri Gorontalo.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program “Pemberdayaan Masyarakat Desa Ombulo melalui Integrated Smart Aquaponic Berbasis Green Technology untuk Mendukung Program Makan Bergizi Gratis Berkelanjutan” yang dilaksanakan oleh tim pengabdi UNG, terdiri atas Faramita Hiola, S.Farm., M.Sc., Dr. Yoyanda Bait, M.DSi., dan Dr. Djuna Lamondo, M.Si.

Tidak hanya menghasilkan sayuran, sistem yang dikembangkan juga dimanfaatkan untuk budidaya ikan lele dan mujair. Integrasi antara budidaya tanaman dan ikan tersebut menjadi pendekatan yang diterapkan untuk menghasilkan sumber pangan secara terpadu dengan pemanfaatan sumber daya yang lebih efisien.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua LPPM UNG, Prof. Lanto Ningrayati Amali turut melakukan panen dan melihat langsung hasil budidaya yang telah dikembangkan bersama masyarakat. Panen selada dan pakcoy menunjukkan bahwa sistem yang diterapkan telah mampu menghasilkan komoditas pangan yang dapat dimanfaatkan dari lingkungan budidaya yang dikembangkan melalui program pengabdian.

Ia menyampaikan apresiasinya terhadap capaian yang telah dihasilkan tim pengabdi bersama masyarakat. Menurutnya, keberhasilan sebuah program pengabdian tidak hanya dilihat dari terlaksananya kegiatan, tetapi juga dari kemampuan masyarakat memanfaatkan hasil dan teknologi yang diperkenalkan.

“Panen ini menunjukkan bahwa teknologi yang diterapkan sudah memberikan hasil yang dapat dimanfaatkan. Yang lebih penting, sistem ini dapat terus dikelola dan dikembangkan oleh masyarakat sehingga manfaatnya dapat berkelanjutan,” ujar Prof Ning.

Melalui Integrated Smart Aquaponic, masyarakat Desa Ombulo memperoleh alternatif dalam menghasilkan pangan dari satu sistem budidaya yang menggabungkan tanaman dan ikan. Selada dan pakcoy yang dipanen, serta ikan lele dan mujair yang dibudidayakan, menjadi hasil yang dapat mendukung pemanfaatan teknologi tersebut untuk kebutuhan pangan masyarakat.

Capaian ini juga memperlihatkan bagaimana kegiatan pengabdian perguruan tinggi dapat diarahkan pada penerapan teknologi yang menghasilkan manfaat langsung. Dengan pengelolaan yang berkelanjutan, sistem aquaponik tersebut diharapkan dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan oleh masyarakat Desa Ombulo setelah program pengabdian berakhir.

Agenda

23 September 2026

Diskusi Tindak lanjut Kerjasama

kunjungan dari LPPM Universitas Pattimura dalam rangka melakukan diskusi tindak lanjut kerjasama pelaksanaan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Hari, Tanggal : Rabu, 23 September 2026
Waktu : Pukul 09.00 WITA s.d selesai
Tempat : Ruang Sidang Lt. 2 LPPM UNG

15 - 17 September 2026

Monitoring dan Evaluasi Program Pengabdian kepada Masyarakat Skema KKN Tematik Tahap II dan KKN Tematik Infrastruktur Universitas Negeri Gorontalo Tahun Anggaran 2026

Monitoring dan Evaluasi Program Pengabdian kepada Masyarakat Skema KKN Tematik Tahap II dan KKN Tematik Infrastruktur Universitas Negeri Gorontalo Tahun Anggaran 2026

10 September 2026

Monev Internal Penelitian Pendanaan Direktorat jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026

Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo.

10 September 2026

Penyamaan Persepsi Monev Inernal Program Penelitian Tahun 2026

Dalam rangka persiapan pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian
Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026