Optimalisasi Tambak Polikultur di Gorontalo melalui Analisis, Simulasi, dan Pendekatan Ekologis

Oleh: Berty H. Meluko . 5 April 2026 . 16:53:24

Upaya meningkatkan hasil budidaya tambak tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan terus dilakukan para akademisi. Melalui riset terbaru, tim peneliti Universitas Negeri Gorontalo menghadirkan model tambak sistem polikultur yang dinilai lebih produktif, adaptif, dan ramah lingkungan bagi kawasan pesisir Gorontalo.

Penelitian berjudul “Optimalisasi Produktivitas Perikanan Budidaya Tambak Sistem Polikultur dengan Spesies Bioremediasi di Provinsi Gorontalo: Analisis, Simulasi dan Interpretasi Ekologis” ini dilaksanakan dalam skema Penelitian Fundamental Reguler tahun 2025 dengan dukungan pendanaan DPPM Kemdiktisaintek.

Riset tersebut dilakukan oleh tim peneliti yang terdiri atas Emli Rahmi, Hasan S. Panigoro, Agusyarif Rezka Nuha dari Universitas Negeri Gorontalo bersama mitra akademik internasional, Ebenezer Bonyah dari Akenem Appiah Menkah University of Skills Training and Entrepreneurial Development

Budidaya tambak selama ini menjadi salah satu sektor penting penopang ekonomi masyarakat pesisir di Gorontalo. Namun, sistem monokultur yang umum diterapkan masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti penurunan kualitas air, limbah organik, rendahnya efisiensi pakan, hingga produktivitas yang belum optimal.

Untuk menjawab persoalan tersebut, tim peneliti mengembangkan sistem polikultur, yaitu metode budidaya dengan memelihara beberapa spesies dalam satu kawasan tambak. Sistem ini dipadukan dengan spesies bioremediasi, yakni organisme yang berfungsi membantu memperbaiki kualitas lingkungan perairan dengan memanfaatkan sisa nutrisi dan limbah budidaya.

Menariknya, penelitian ini juga menggunakan pendekatan matematika modern melalui pemodelan persamaan diferensial fraksional. Dengan simulasi numerik, peneliti dapat memprediksi interaksi antarspesies, perubahan kualitas lingkungan, hingga tingkat produktivitas tambak pada berbagai kondisi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem polikultur dengan spesies bioremediasi mampu menciptakan siklus nutrisi yang lebih efisien, menekan dampak pencemaran, serta meningkatkan stabilitas ekosistem tambak. Kondisi tersebut membuka peluang peningkatan hasil panen yang lebih baik dibanding sistem budidaya konvensional.

Dengan potensi wilayah pesisir dan tambak yang luas, Gorontalo dinilai sangat strategis untuk mengembangkan model budidaya ini. Hasil riset diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pemerintah daerah, pelaku usaha, maupun masyarakat pesisir dalam menerapkan sistem tambak modern yang berkelanjutan.

Sebagai luaran akademik, penelitian ini ditargetkan dipublikasikan pada jurnal internasional bereputasi terindeks Scopus Q1, yakni Mathematical Modelling and Numerical Simulation with Applications. Melalui inovasi tersebut, UNG kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan solusi ilmiah yang berdampak nyata bagi pembangunan sektor kelautan dan perikanan daerah.

Agenda

23 September 2026

Diskusi Tindak lanjut Kerjasama

kunjungan dari LPPM Universitas Pattimura dalam rangka melakukan diskusi tindak lanjut kerjasama pelaksanaan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Hari, Tanggal : Rabu, 23 September 2026
Waktu : Pukul 09.00 WITA s.d selesai
Tempat : Ruang Sidang Lt. 2 LPPM UNG

15 - 17 September 2026

Monitoring dan Evaluasi Program Pengabdian kepada Masyarakat Skema KKN Tematik Tahap II dan KKN Tematik Infrastruktur Universitas Negeri Gorontalo Tahun Anggaran 2026

Monitoring dan Evaluasi Program Pengabdian kepada Masyarakat Skema KKN Tematik Tahap II dan KKN Tematik Infrastruktur Universitas Negeri Gorontalo Tahun Anggaran 2026

10 September 2026

Monev Internal Penelitian Pendanaan Direktorat jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026

Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo.

10 September 2026

Penyamaan Persepsi Monev Inernal Program Penelitian Tahun 2026

Dalam rangka persiapan pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian
Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026