
Pengelolaan hasil pertanian dan perikanan secara kolektif menjadi salah satu peluang untuk memperkuat ekonomi masyarakat desa. Melalui kelembagaan koperasi, hasil produksi petani dan nelayan berpotensi dikelola dengan lebih terarah, mulai dari pengumpulan hasil, pengembangan usaha, hingga pemasaran produk.
Upaya tersebut menjadi fokus kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Negeri Gorontalo (UNG) di Desa Buhu, Kecamatan Talaga Jaya, Kabupaten Gorontalo. Mengangkat tema “Pemanfaatan Hasil Pertanian dan Perikanan Berbasis Koperasi”, kegiatan ini diarahkan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai peran koperasi dalam mendukung pengelolaan potensi ekonomi desa.
Kegiatan yang berlangsung di aula desa tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Buhu, Moh. Daud Adam. Sosialisasi turut didampingi oleh tim dosen pembimbing, yakni Dr. Hais Dama, Idham M. Ishak, S.E., M.Si., dan Meryana F. Dungga.
Peserta kegiatan berasal dari berbagai unsur masyarakat dan kelembagaan desa, antara lain pengurus Koperasi Merah Putih, pengelola BUMDes Buhu, Kelompok Wanita Tani (KWT), serta kelompok tani dan nelayan. Keterlibatan berbagai pihak ini menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman bersama mengenai peluang kerja sama dalam pemanfaatan hasil pertanian dan perikanan.
Dalam konteks ekonomi pedesaan, koperasi dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk menghimpun potensi produksi, memperkuat kerja sama antaranggota, serta mengembangkan kegiatan usaha secara bersama. Namun, pengelolaannya membutuhkan pembagian peran yang jelas, administrasi yang tertib, transparansi keuangan, dan perencanaan usaha yang sesuai dengan kebutuhan anggota.
Kehadiran Koperasi Merah Putih bersama BUMDes dan kelompok masyarakat dalam kegiatan ini membuka ruang pembahasan mengenai pentingnya koordinasi antarlembaga. Koperasi dan BUMDes memiliki fungsi kelembagaan yang berbeda, sehingga kerja sama keduanya perlu dibangun berdasarkan tugas, kapasitas, dan peluang usaha masing-masing agar dapat saling mendukung dalam pengembangan ekonomi desa.
Kepala Desa Buhu, Moh. Daud Adam, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang melibatkan mahasiswa dari latar belakang keilmuan yang beragam. Menurutnya, pendekatan lintas disiplin dapat memperkaya perspektif dalam mendukung pengelolaan kelembagaan dan pengembangan potensi ekonomi masyarakat.
Ia berharap pengetahuan yang dibagikan melalui kegiatan tersebut dapat menjadi bahan bagi pengurus koperasi dan unsur masyarakat dalam mengembangkan tata kelola usaha yang lebih profesional, akuntabel, dan sesuai dengan kebutuhan warga.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Tematik UNG turut mendorong penguatan hubungan antara pemerintah desa, koperasi, BUMDes, petani, nelayan, dan kelompok masyarakat lainnya. Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk mengidentifikasi peluang usaha berbasis hasil pertanian dan perikanan sekaligus memperkuat peran kelembagaan ekonomi dalam mendukung aktivitas produktif masyarakat Desa Buhu.
Ke depan, pemanfaatan potensi lokal melalui koperasi memerlukan tindak lanjut berupa pemetaan hasil produksi, identifikasi kebutuhan pasar, serta penyusunan rencana usaha yang realistis. Dengan perencanaan dan pengelolaan yang baik, potensi pertanian dan perikanan Desa Buhu dapat dikembangkan menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
kunjungan dari LPPM Universitas Pattimura dalam rangka melakukan diskusi tindak lanjut kerjasama pelaksanaan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Hari, Tanggal : Rabu, 23 September 2026
Waktu : Pukul 09.00 WITA s.d selesai
Tempat : Ruang Sidang Lt. 2 LPPM UNG
Monitoring dan Evaluasi Program Pengabdian kepada Masyarakat Skema KKN Tematik Tahap II dan KKN Tematik Infrastruktur Universitas Negeri Gorontalo Tahun Anggaran 2026
Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo.
Dalam rangka persiapan pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian
Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026