Pengabdian UNG Dorong Diversifikasi Tomat untuk Perkuat Ekonomi KWT Maju Bersama Desa Moutong

Oleh: Berty H. Meluko . 1 September 2026 . 09:04:40

Tomat menjadi salah satu komoditas pertanian yang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi berbagai produk bernilai tambah. Tidak hanya dipasarkan dalam bentuk segar, pengolahan tomat dapat membuka peluang usaha baru bagi masyarakat sekaligus menjadi strategi untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga petani. Potensi tersebut dikembangkan melalui program pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Maju Bersama melalui Diversifikasi Tomat untuk Peningkatan Pendapatan dan Kemandirian Ekonomi.” Program ini dilaksanakan di Desa Moutong, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango, dengan melibatkan Kelompok Wanita Tani (KWT) Maju Bersama sebagai mitra.

Program pengabdian ini dilaksanakan oleh tim dosen Universitas Negeri Gorontalo yang terdiri atas Ramlan Mustafa, S.P., M.Si., Marleni Limonu, S.P., M.Si., dan Dr. St. Aisyah R., S.Pt., M.Si. Pelaksanaan kegiatan turut melibatkan sejumlah mahasiswa UNG sebagai bagian dari proses pendampingan kepada kelompok mitra. Melalui program tersebut, KWT Maju Bersama mendapatkan pendampingan untuk mengembangkan pemanfaatan tomat melalui diversifikasi produk. Pendekatan ini diarahkan agar hasil pertanian tidak hanya bergantung pada penjualan tomat segar, tetapi dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

Diversifikasi menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan kelompok dalam mengelola potensi lokal menjadi peluang usaha. Anggota kelompok mendapatkan penguatan pengetahuan dan keterampilan agar mampu mengembangkan produk berbasis tomat serta mengelolanya sebagai bagian dari kegiatan ekonomi produktif. Pengembangan produk olahan juga membuka peluang bagi kelompok untuk menciptakan sumber pendapatan tambahan. Dengan mengoptimalkan komoditas yang tersedia di lingkungan mereka, KWT Maju Bersama dapat mengembangkan kegiatan usaha yang dikelola secara bersama dan memberikan manfaat ekonomi bagi anggotanya.

Ketua LPPM UNG, Prof. Lanto Ningrayati Amali, pada kesempatan melaksanakan kunjungan dan monitoring pelaksanaan program, menyampaikan bahwa pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan potensi lokal perlu diarahkan pada kegiatan yang memberikan nilai tambah dan dapat dikelola oleh masyarakat secara mandiri.

“Diversifikasi komoditas lokal seperti tomat dapat menjadi peluang untuk meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian sekaligus memperkuat kapasitas kelompok. Kami berharap pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh melalui program ini dapat terus dimanfaatkan oleh KWT Maju Bersama untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan anggotanya,” ujarnya.

Selain menghasilkan nilai tambah dari komoditas pertanian, program ini juga menjadi ruang untuk memperkuat peran kelompok wanita tani dalam kegiatan ekonomi produktif di desa. Keterlibatan anggota dalam proses pengembangan produk diharapkan dapat meningkatkan kemampuan kelompok dalam mengelola potensi pertanian menjadi usaha yang lebih mandiri.

Melalui program pengabdian ini, KWT Maju Bersama di Desa Moutong diharapkan mampu memanfaatkan tomat secara lebih optimal, mengembangkan produk bernilai tambah, serta memperkuat sumber pendapatan kelompok. Upaya tersebut menjadi bagian dari pengembangan potensi pertanian lokal sekaligus penguatan kemandirian ekonomi masyarakat desa.

Agenda

10 September 2026

Monev Internal Penelitian Pendanaan Direktorat jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026

Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo.

10 September 2026

Penyamaan Persepsi Monev Inernal Program Penelitian Tahun 2026

Dalam rangka persiapan pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian
Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026

8 September 2026

Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Pengabdian kepada Masyarakat Tahun Anggaran 2026.

Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Pengabdian kepada Masyarakat Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo

7 September 2026

Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Pengabdian kepada Masyarakat Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026

Penyamaan Persepsi Reviewer Monev Internal Program Pengabdian kepada Masyarakat Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026