Manfaatkan Potensi Lokal, KKN Tematik II UNG Olah Biji Teratai Menjadi Es Krim

Oleh: Berty H. Meluko . 10 September 2026 . 08:40:35

Potensi pangan lokal di Desa Teratai, Kecamatan Tabongo, Kabupaten Gorontalo, dikembangkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik II Universitas Negeri Gorontalo menjadi inovasi pangan yang lebih menarik dan bernilai tambah. Salah satunya melalui pengolahan biji teratai menjadi es krim yang diperkenalkan kepada masyarakat sebagai bagian dari edukasi penguatan pangan keluarga.

Inovasi tersebut diperkenalkan dalam kegiatan sosialisasi dan edukasi Penguatan Pangan Keluarga dan Pencegahan Stunting yang berlangsung di Aula Kantor Desa Teratai, Senin (7/9). Kegiatan ini melibatkan Tim Penggerak PKK, Posyandu, Puskesmas, kader kesehatan, pemerintah desa, serta masyarakat setempat.

Pemanfaatan biji teratai menjadi es krim menjadi salah satu bentuk kreativitas mahasiswa dalam melihat potensi yang tersedia di lingkungan desa. Bahan lokal yang selama ini belum banyak dikembangkan tersebut diolah menjadi produk dengan bentuk yang lebih familiar bagi masyarakat, sekaligus membuka peluang pemanfaatan bahan pangan lokal secara lebih beragam.

Koordinator Desa KKN Tematik II Desa Teratai, Hamdan Bahmid, mengatakan mahasiswa terlibat langsung dalam proses pembuatan dan pengolahan biji teratai hingga menjadi produk es krim.

“Bentuk partisipasi dan keterlibatan utama kami adalah dalam pembuatan serta pengolahan biji teratai yang diolah menjadi es krim. Ini merupakan pertama kalinya produk es krim teratai diluncurkan di Desa Teratai,” kata Hamdan.

Pengembangan inovasi tersebut merupakan bagian dari program KKN Tematik II Desa Teratai yang mengusung tema “Optimalisasi Tatakelola Data Ekonomi-Pangan BUMDes untuk Penguatan Pangan Keluarga, Pencegahan Stunting dan Edukasi Anti-Narkoba di Desa Teratai, Tabongo.” Dalam pelaksanaannya, mahasiswa didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), yakni Drs. Muhammad Rifai Katili, M.Kom., Ph.D., Alfian Zakaria, S.Si., M.T., dan Prof. Lanto Ningrayati Amali, S.Kom., M.Kom., Ph.D.

DPL KKN Tematik II Desa Teratai, Drs. Muhammad Rifai Katili, M.Kom., Ph.D., menjelaskan bahwa pengembangan potensi lokal menjadi bagian penting dalam pelaksanaan KKN. Mahasiswa didorong untuk tidak hanya menjalankan kegiatan, tetapi juga melihat peluang yang ada di desa dan mengembangkannya menjadi kegiatan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Potensi yang ada di desa perlu dikenali dan dikembangkan menjadi sesuatu yang memiliki nilai manfaat bagi masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar bagaimana mengolah potensi lokal sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai pemanfaatan pangan keluarga,” ujarnya.

Program KKN Tematik tersebut diarahkan untuk memperkuat keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan potensi ekonomi dan pangan desa. Edukasi mengenai pangan keluarga menjadi salah satu ruang bagi mahasiswa untuk mendorong masyarakat mengenali sumber pangan yang tersedia di lingkungan sekitar dan mengembangkannya secara kreatif.

Kegiatan ini juga mempertemukan mahasiswa dengan berbagai unsur masyarakat, mulai dari pemerintah desa, kader kesehatan, Posyandu, Puskesmas hingga kelompok masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya agar kegiatan yang dilakukan mahasiswa dapat lebih dekat dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di Desa Teratai.

Melalui rangkaian kegiatan KKN Tematik II, mahasiswa UNG diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan potensi Desa Teratai, khususnya melalui inovasi yang berkaitan dengan pangan keluarga, sekaligus membangun pengalaman pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.

Agenda

10 September 2026

Monev Internal Penelitian Pendanaan Direktorat jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026

Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo.

10 September 2026

Penyamaan Persepsi Monev Inernal Program Penelitian Tahun 2026

Dalam rangka persiapan pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian
Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026

8 September 2026

Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Pengabdian kepada Masyarakat Tahun Anggaran 2026.

Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Pengabdian kepada Masyarakat Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo

7 September 2026

Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Pengabdian kepada Masyarakat Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026

Penyamaan Persepsi Reviewer Monev Internal Program Pengabdian kepada Masyarakat Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026