
Hari kedua pelaksanaan Kegiatan Klinik Proposal Hibah DRTPM untuk pengusulan proposal tahun 2024 dilanjutkan di Ruang Sidang Gedung Rektorat. Pada sesi 1 hari Kamis kemarin dijadwalkan untuk proposal penelitian dan sesi 2 ini dikhususkan untuk pembahasan proposal pengabdian. Peserta masih antusias mengikuti rangkaian acara hingga selesai.
Pemateri kali ini adalah Prof. Dr. Margaretha Solang, M.Si dan Dr. Yuszda K. Salimi, M.Si. Pada penjelasannya pemateri menyajikan kiat dan tips menyusun proposal pengabdian sesuai sistematika. Pemateri mengharapkan ketelitian dosen membaca panduan, memperhatikan hal-hal umum seperti penggunaan SBM dan SBK terbaru dalam menyusun RAB, serta bagaimana memilih anggota tim.
Pada penutupan acara, Ketua LPPM Universitas Negeri Gorontalo Prof. Lanto Ningrayati Amali, M.Kom, Ph.D kembali menyampaikan harapannya agar kuantitas usulan proposal UNG lebih banyak dan kualitas akan lebih baik. LPPM mengharapkan setelah acara ini dosen sudah mendapatkan gambaran sehingga beroleh proposal yang bagus untuk diusulkan nanti pada Diksi maupun Dikti.
"Perbaiki skor Sintanya bapak ibu agar eligible dalam syarat pengusulan, ada 3 operator Sinta yang siap membantu" pungkasnya.

kunjungan dari LPPM Universitas Pattimura dalam rangka melakukan diskusi tindak lanjut kerjasama pelaksanaan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Hari, Tanggal : Rabu, 23 September 2026
Waktu : Pukul 09.00 WITA s.d selesai
Tempat : Ruang Sidang Lt. 2 LPPM UNG
Monitoring dan Evaluasi Program Pengabdian kepada Masyarakat Skema KKN Tematik Tahap II dan KKN Tematik Infrastruktur Universitas Negeri Gorontalo Tahun Anggaran 2026
Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo.
Dalam rangka persiapan pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian
Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026