
GORONTALO – Penguatan kolaborasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat antarperguruan tinggi menjadi salah satu fokus pembahasan Forum Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Asosiasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Negeri Indonesia (LPTKNI) dalam Rapat Koordinasi dan Persiapan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Laporan Akhir Riset Kolaborasi LPTK Indonesia (RKLI) dan Pengabdian Masyarakat Kolaborasi LPTK Indonesia (PMKLI) Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Universitas Negeri Gorontalo (UNG) pada 5–7 November 2026 ini menjadi ruang koordinasi bagi perguruan tinggi anggota untuk mengevaluasi pelaksanaan program sekaligus merumuskan strategi pengembangan kolaborasi ke depan.
Ketua LPPM UNG, Prof. Lanto Ningrayati Amali, menyampaikan bahwa penyelenggaraan forum ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat sinergi antarperguruan tinggi LPTK. Sebagai tuan rumah, UNG berharap pertemuan tersebut dapat menghasilkan kesepahaman dan langkah konkret dalam meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat melalui program kolaboratif yang berkelanjutan.
Dalam rapat koordinasi tersebut, sejumlah agenda strategis dibahas, mulai dari evaluasi pelaksanaan program RKLI dan PMKLI, penyesuaian jadwal monitoring dan evaluasi laporan akhir, hingga pengembangan skema penelitian dan pengabdian berskala nasional maupun internasional. Pembahasan juga diarahkan pada upaya mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) serta penguatan reputasi akademik perguruan tinggi.
Ketua Forum LPPM LPTKNI, Prof. Dr. Anton Komaini dari Universitas Negeri Padang, dalam pemaparannya menyampaikan penyesuaian jadwal pelaksanaan Monev laporan akhir RKLI dan PMKLI Tahun 2026. Agenda yang semula direncanakan pada 13–15 November 2026 dijadwalkan ulang ke minggu kedua Desember 2026, dengan perkiraan pelaksanaan pada 5–9 Desember 2026 secara daring melalui Zoom. Penyesuaian ini mempertimbangkan tahapan awal pengumuman dan pelaksanaan program yang mengalami penundaan, sekaligus memberikan waktu bagi para pelaksana untuk mempersiapkan laporan dan proses penilaian.
Selain membahas pelaksanaan program tahun berjalan, Prof. Anton memaparkan perkembangan kolaborasi riset antar-LPTK yang telah berlangsung selama tiga tahun terakhir. Melalui skema kolaborasi tersebut, lima judul penelitian mampu menghasilkan sekitar 15 hingga 20 artikel ilmiah terindeks Scopus secara kolektif. Forum LPPM LPTKNI juga mendapat kepercayaan dari Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan (Ditjen Risbang) melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) untuk berkontribusi dalam penyusunan Peta Jalan (Roadmap) Pendidikan Nasional sebagai arah pengembangan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di bidang pendidikan.
Forum turut membahas inisiatif penguatan kolaborasi riset dan pengabdian secara terpadu di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T). Inisiatif ini diharapkan dapat menyinergikan potensi dan sumber daya perguruan tinggi anggota untuk menjawab berbagai kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut.
Sementara itu, Wakil Rektor IV UNG, Dr. Harto S. Malik, M.Hum., yang hadir mewakili Rektor UNG, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang dibangun melalui Forum LPPM LPTKNI. Ia menekankan pentingnya peran lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam mendukung pencapaian kontrak kinerja pimpinan perguruan tinggi, khususnya terkait publikasi bereputasi internasional dan kontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Dr. Harto juga menyoroti pentingnya integrasi tiga prioritas SDGs, yakni pengentasan kemiskinan (SDG 1), pendidikan berkualitas (SDG 4), dan kemitraan untuk mencapai tujuan (SDG 17). Selain itu, kolaborasi ant perguruan tinggi dinilai berperan penting dalam memperluas jejaring penelitian internasional (International Research Network) serta meningkatkan keterlibatan perguruan tinggi dalam pemeringkatan global, seperti QS World University Rankings Asia dan THE Impact Rankings.
Melalui rapat koordinasi ini, Forum LPPM Asosiasi LPTKNI memperkuat komitmen untuk mengembangkan kerja sama antarlembaga dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Hasil pertemuan diharapkan menjadi landasan bagi penguatan program kolaboratif yang tidak hanya meningkatkan kualitas luaran penelitian dan pengabdian, tetapi juga memperluas kontribusi perguruan tinggi LPTK dalam mendukung pembangunan pendidikan dan penyelesaian berbagai persoalan masyarakat di Indonesia.
kunjungan dari LPPM Universitas Pattimura dalam rangka melakukan diskusi tindak lanjut kerjasama pelaksanaan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Hari, Tanggal : Rabu, 23 September 2026
Waktu : Pukul 09.00 WITA s.d selesai
Tempat : Ruang Sidang Lt. 2 LPPM UNG
Monitoring dan Evaluasi Program Pengabdian kepada Masyarakat Skema KKN Tematik Tahap II dan KKN Tematik Infrastruktur Universitas Negeri Gorontalo Tahun Anggaran 2026
Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo.
Dalam rangka persiapan pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian
Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026