BioNira Zero Waste Ubah Limbah Aren Menjadi Produk Bernilai Tambah di Dulamayo Selatan

Oleh: Berty H. Meluko . 28 Agustus 2026 . 18:50:03

Potensi limbah dari aktivitas pengolahan gula aren di Desa Dulamayo Selatan, Kabupaten Gorontalo, mulai dikembangkan menjadi produk bernilai tambah melalui program pengabdian kepada masyarakat Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Melalui inovasi BioNira Zero Waste, limbah kolang-kaling dan kulit kolang-kaling diolah menjadi serbuk serat Nano Fiber dan Pelet Biomassa.

Program bertajuk “BioNira Zero Waste: Inovasi Nano Fiber dan Pelet Biomassa Limbah Biji Nira Berbasis Pemberdayaan Karang Taruna Dulamayo Selatan” dilaksanakan oleh Rifka Anggraini Anggai, M.Farm., Dr. Dra. Ha. Sri Endang Saleh, M.Si., dan Angry Pratama Solihin, M.Sc. Program ini merupakan bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang memperoleh pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Kemdiktisaintek Tahun 2026.

Pengembangan program berawal dari pengamatan tim terhadap aktivitas pengolahan gula aren di Desa Dulamayo Selatan yang melibatkan banyak pengrajin dan pelaku usaha. Dari aktivitas tersebut, terdapat limbah hasil pengolahan aren yang belum dimanfaatkan secara optimal. Kondisi tersebut kemudian menjadi peluang bagi tim untuk menghadirkan inovasi berbasis konsep zero waste dengan melibatkan Karang Taruna sebagai mitra.

Bahan yang dimanfaatkan berasal dari limbah pengolahan gula aren, khususnya kolang-kaling dan kulit kolang-kaling. Kolang-kaling diolah menjadi serbuk serat Nano Fiber menggunakan peralatan yang diberikan kepada pengurus Karang Taruna, sedangkan kulitnya dimanfaatkan menjadi Pelet Biomassa yang lebih ramah lingkungan.

Ketua tim pengabdian, Rifka Anggraini Anggai, menjelaskan bahwa pengolahan dilakukan dengan tetap memperhatikan kandungan yang terdapat pada bahan baku.

“Buah kolang-kaling kami olah dengan beberapa alat yang kami berikan kepada pengurus Karang Taruna untuk dijadikan serbuk serat Nano Fiber, sementara kulitnya kami jadikan Pelet Biomassa yang ramah lingkungan,” jelasnya.

Tidak hanya memberikan peralatan produksi, tim pengabdian juga melakukan pendampingan kepada mitra. Pendampingan mencakup proses produksi hingga penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) pembuatan serbuk serat Nano Fiber dan Pelet Biomassa. Tahapan berikutnya diarahkan pada penguatan pemasaran dan digital branding melalui sejumlah platform digital.

Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu mitra mengelola limbah secara lebih produktif sekaligus membangun kemampuan dalam menghasilkan dan memasarkan produk yang dikembangkan.

“Dengan adanya ide dan inovasi, kami mengubah limbah menjadi potensi untuk membangun perekonomian di Desa Dulamayo Selatan, khususnya mitra Karang Taruna,” ujar Rifka.

Sementara itu dalam kegiatan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program, Ketua LPPM UNG, Prof. Lanto Ningrayati Amali menyampaikan bahwa inovasi yang dikembangkan berbasis potensi lokal diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Program ini memperlihatkan bahwa limbah yang selama ini belum dimanfaatkan dapat dikembangkan menjadi sesuatu yang bernilai melalui inovasi dan pendampingan. Kami berharap teknologi dan pengetahuan yang diberikan dapat terus dikembangkan oleh masyarakat,” ujarnya.

Melalui BioNira Zero Waste, program pengabdian ini tidak hanya diarahkan untuk mengurangi limbah dari aktivitas pengolahan gula aren, tetapi juga membuka peluang pemanfaatan limbah sebagai bahan baku produk baru. Keterlibatan Karang Taruna menjadi bagian penting dalam mendorong pengelolaan dan keberlanjutan program di tingkat masyarakat.

Pengembangan Nano Fiber dan Pelet Biomassa diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi pemanfaatan limbah aren secara lebih optimal sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat Desa Dulamayo Selatan.

Agenda

1 - 2 Juli 2026

WORKSHOP: Dari Pengukuran ke Publikasi

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo menggelar workshop bertajuk "Dari Pengukuran ke Publikasi: Analisis Hasil Belajar dengan Model Rasch (Winsteps) dan Penulisan Artikel Scopus Berbantuan Claude AI" pada Rabu (1/7). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sidang Lantai 2 Gedung LPPM UNG ini dilaksanakan secara luring dan daring, dengan peserta mengikuti workshop baik secara langsung maupun melalui Zoom Meeting. Workshop ini menjadi bagian dari komitmen LPPM dalam meningkatkan kapasitas dosen dan peneliti menghasilkan publikasi ilmiah bereputasi internasional.

3 November 2025

Klinik Proposal Penelitian dan Pengabdian Bagi Dosen di Lingkungan Universitas Negeri Gorontalo, Hibah DPPM KEMDIKTISAINTEK T.A. 2026

Pelaksanaan kegiatan ini direncanakan akan berlangsung pada tanggal 03 November 2025, bertempat di Ruang Sidang Lantai 4 Gedung Rektorat Universitas Negeri Gorontalo. Seluruh dosen di lingkungan Universitas Negeri Gorontalo diundang untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.

21 - 23 Agustus 2025

Bootcamp Exclusive Optimalisasi AI untuk Riset

Kegiatan Bootcamp Exclusive Optimalisasi AI untuk Riset, Menulis Jurnal, dan Menulis Systematic Literature Review akan dilaksanakan pada tanggal 21-23 Agustus 2025. Tempat : Azlea Convention Center Gorontalo

3 Juli 2025

Coaching Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan 2025

Coaching Mahasiswa Peserta KKN Profesi Kesehatan Tahun 2025, Tempat : Auditorium UNG, Pukul : 10.00 Wita, Pakaian Mahasiswa : Putih Hitam Jas Almamater