
Universitas Negeri Gorontalo melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat di Desa Ombulo. Kegiatan ini dilakukan untuk melihat perkembangan program sekaligus memastikan inovasi yang dikembangkan tim pengabdi dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Program pengabdian ini mengangkat judul “Pemberdayaan Masyarakat Desa Ombulo melalui Integrated Smart Aquaponic Berbasis Green Technology untuk Mendukung Program Makan Bergizi Gratis Berkelanjutan.” Program tersebut dilaksanakan oleh tim pengabdi UNG yang terdiri atas Faramita Hiola, S.Farm., M.Sc., Dr. Yoyanda Bait, M.DSi., dan Dr. Djuna Lamondo, M.Si.
Kegiatan pengabdian ini memperoleh pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) tahun 2026.
Dalam pelaksanaan monev, LPPM UNG meninjau perkembangan kegiatan, capaian program, serta penerapan Integrated Smart Aquaponic berbasis green technology yang dikembangkan bersama masyarakat Desa Ombulo. Evaluasi tersebut juga diarahkan untuk melihat keberlanjutan program dan manfaat yang dapat diperoleh masyarakat dari penerapan teknologi yang dikembangkan.
Ketua LPPM UNG Prof. Lanto Ningrayati Amali, yang turut hadir dalam kegiatan monev menyampaikan bahwa kegiatan pengabdian perlu diarahkan pada pemecahan persoalan masyarakat melalui penerapan hasil penelitian dan inovasi yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
“Melalui monev ini, kami ingin memastikan program yang dilaksanakan tidak hanya berjalan sesuai rencana, tetapi juga memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. Inovasi yang dikembangkan diharapkan dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan oleh masyarakat Desa Ombulo,” ujarnya.
Penerapan Integrated Smart Aquaponic menjadi bagian dari upaya tim pengabdi dalam memperkenalkan teknologi yang mengintegrasikan budidaya ikan dan tanaman dengan pendekatan yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Pengembangan sistem tersebut juga diarahkan untuk mendukung ketersediaan sumber pangan bergizi yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Kegiatan monev ini menjadi bagian penting dalam memastikan program pengabdian yang memperoleh dukungan pendanaan eksternal dapat terlaksana secara terarah, menghasilkan capaian sesuai target, serta memiliki keberlanjutan setelah periode pelaksanaan program berakhir.
Melalui program ini, UNG terus mendorong dosen untuk menghadirkan inovasi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi yang tidak hanya berhenti pada pengembangan konsep, tetapi dapat diterapkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo menggelar workshop bertajuk "Dari Pengukuran ke Publikasi: Analisis Hasil Belajar dengan Model Rasch (Winsteps) dan Penulisan Artikel Scopus Berbantuan Claude AI" pada Rabu (1/7). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sidang Lantai 2 Gedung LPPM UNG ini dilaksanakan secara luring dan daring, dengan peserta mengikuti workshop baik secara langsung maupun melalui Zoom Meeting. Workshop ini menjadi bagian dari komitmen LPPM dalam meningkatkan kapasitas dosen dan peneliti menghasilkan publikasi ilmiah bereputasi internasional.
Pelaksanaan kegiatan ini direncanakan akan berlangsung pada tanggal 03 November 2025, bertempat di Ruang Sidang Lantai 4 Gedung Rektorat Universitas Negeri Gorontalo. Seluruh dosen di lingkungan Universitas Negeri Gorontalo diundang untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.
Kegiatan Bootcamp Exclusive Optimalisasi AI untuk Riset, Menulis Jurnal, dan Menulis Systematic Literature Review akan dilaksanakan pada tanggal 21-23 Agustus 2025. Tempat : Azlea Convention Center Gorontalo
Coaching Mahasiswa Peserta KKN Profesi Kesehatan Tahun 2025, Tempat : Auditorium UNG, Pukul : 10.00 Wita, Pakaian Mahasiswa : Putih Hitam Jas Almamater