Silase Jerami Sorgum Berfortifikasi Berpotensi Tingkatkan Produktivitas dan Kualitas Karkas Sapi Potong

Oleh: Berty H. Meluko . 11 Mei 2026 . 15:36:27

Ketersediaan pakan menjadi salah satu faktor utama yang menentukan produktivitas ternak ruminansia. Di tengah tantangan penyediaan pakan berkualitas yang berkelanjutan, pemanfaatan sumber daya lokal menjadi alternatif yang semakin penting untuk mendukung pengembangan usaha peternakan. Salah satu bahan yang memiliki potensi besar adalah jerami sorgum, limbah pertanian yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.

Melalui penelitian yang dilaksanakan pada tahun 2025, tim peneliti Universitas Negeri Gorontalo mengkaji pemanfaatan silase pakan komplit berbasis jerami sorgum yang diperkaya dengan bahan fortifikasi untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas karkas sapi potong. Penelitian ini merupakan bagian dari skema Penelitian Fundamental dengan Tingkat Kesiapterapan Teknologi (TKT) 3.

Tim peneliti terdiri atas Dr. Ir. Syamsul Bahri, M.P., Dr. Ir. Muhammad Mukhtar, S.Pt., M.Agr., Dr. Ir. Sri Suryaningsih Djunu, S.Pt., MP., dan Hari Singgih, S.Pt., M.Si. Penelitian ini juga menargetkan luaran berupa publikasi pada jurnal internasional terindeks Scopus Q3 serta penerbitan buku ber-ISBN.

Penelitian berangkat dari kebutuhan untuk menyediakan pakan berkualitas sepanjang tahun guna mendukung peningkatan produktivitas sapi potong sebagai salah satu komoditas unggulan daerah. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, peneliti memanfaatkan teknologi fermentasi pakan atau silase yang dibuat dari jerami sorgum dan diperkaya dengan berbagai bahan fortifikasi guna meningkatkan nilai nutrisinya.

Penelitian dilakukan menggunakan 12 ekor sapi Bali jantan berumur 1,5 hingga 2 tahun dengan bobot awal rata-rata sekitar 170–220 kilogram. Selama penelitian, sapi diberi ransum silase berbasis jerami sorgum dengan berbagai kombinasi bahan fortifikasi, seperti daun indigofera, konsentrat, dan tepung kelor. Pengamatan dilakukan terhadap berbagai parameter, meliputi konsumsi pakan, pertambahan bobot badan harian, efisiensi penggunaan pakan, retensi nitrogen, kadar kolesterol total feses, hingga kualitas karkas setelah pemotongan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian silase pakan komplit berbasis jerami sorgum yang diperkaya bahan fortifikasi memberikan pengaruh nyata terhadap performa ternak. Sapi yang mengonsumsi pakan tersebut menunjukkan peningkatan konsumsi ransum, pertambahan bobot badan harian, serta efisiensi penggunaan pakan yang lebih baik. Selain itu, penelitian juga menemukan adanya pengaruh terhadap nilai ekonomi pakan dan kadar kolesterol pada daging, khususnya pada bagian otot infraspinatus dan semitendinosus.

Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan jerami sorgum melalui teknologi silase berfortifikasi tidak hanya dapat meningkatkan kualitas pakan, tetapi juga berpotensi mendukung peningkatan produktivitas ternak sapi potong secara berkelanjutan. Pendekatan ini sekaligus membuka peluang pemanfaatan limbah pertanian lokal menjadi sumber pakan bernilai tambah yang dapat membantu peternak dalam menghadapi tantangan ketersediaan pakan.

Melalui penelitian ini, tim peneliti berharap teknologi silase pakan komplit berbasis jerami sorgum dapat menjadi salah satu alternatif inovatif dalam mendukung pengembangan peternakan sapi potong di Indonesia, sekaligus memperkuat pemanfaatan sumber daya lokal untuk meningkatkan produktivitas sektor peternakan secara berkelanjutan.

Agenda

10 September 2026

Monev Internal Penelitian Pendanaan Direktorat jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026

Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo.

10 September 2026

Penyamaan Persepsi Monev Inernal Program Penelitian Tahun 2026

Dalam rangka persiapan pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian
Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026

8 September 2026

Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Pengabdian kepada Masyarakat Tahun Anggaran 2026.

Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Pengabdian kepada Masyarakat Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo

7 September 2026

Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Pengabdian kepada Masyarakat Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026

Penyamaan Persepsi Reviewer Monev Internal Program Pengabdian kepada Masyarakat Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026