Riset UNG Kembangkan Model Interaktif untuk Prediksi Erosi dan Keberlanjutan DAS Bolango

Oleh: Berty H. Meluko . 13 April 2026 . 10:58:37

 

Perubahan penggunaan lahan yang masif di Daerah Aliran Sungai (DAS) Bolango memicu peningkatan erosi dan lahan kritis yang berdampak pada keberlanjutan lingkungan. Menjawab tantangan tersebut, tim peneliti Universitas Negeri Gorontalo mengembangkan model interaktif berbasis Agent-Based Modeling (ABM) untuk memprediksi dinamika erosi dan penggunaan lahan secara jangka panjang.

Penelitian berjudul “Model Interaktif Erosi dan Penggunaan Lahan Berbasis Agent-Based Modeling untuk Prediksi Keberlanjutan Daya Dukung DAS (Studi Kasus DAS Bolango)” ini dilakukan oleh Fitryane Lihawa, Iswan Dunggio, dan Rakhmat Jaya Lahay. Penelitian ini merupakan pendanaan DPPM Kemdiktisaintek melalui skema Penelitian Fundamental Reguler Tahun 2025.

DAS Bolango yang memiliki luas sekitar 52.494 hektar melintasi wilayah Kabupaten Gorontalo hingga Kota Gorontalo. Perubahan tata guna lahan dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan adanya tekanan signifikan terhadap lingkungan, ditandai dengan meningkatnya laju erosi serta penurunan kualitas air. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada degradasi lahan, tetapi juga meningkatkan risiko banjir di wilayah hilir akibat karakteristik DAS yang berbentuk kipas.

Penelitian sebelumnya umumnya menggunakan pendekatan RUSLE berbasis GIS untuk memetakan tingkat erosi. Namun, model tersebut bersifat statis dan belum mampu menangkap hubungan dinamis antara perubahan penggunaan lahan dan tingkat erosi dari waktu ke waktu. Padahal, interaksi antara faktor biofisik dan sosial ekonomi berlangsung secara terus-menerus dan saling memengaruhi, sehingga membutuhkan pendekatan yang lebih adaptif dan prediktif.

Penelitian ini mengembangkan model interaktif yang mengintegrasikan RUSLE untuk analisis erosi secara spasial, dan Agent-Based Modeling (ABM) untuk mensimulasikan perilaku aktor seperti petani, pemerintah, dan investor. Model ini dibangun menggunakan data penginderaan jauh dan sistem informasi geografis (SIG), serta diimplementasikan melalui platform pemodelan spasial. Simulasi dilakukan dalam rentang waktu 10 hingga 30 tahun untuk mengevaluasi dampak perubahan penggunaan lahan terhadap erosi dan keberlanjutan DAS.

Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan signifikan penggunaan lahan dari tahun 2013 ke 2023, dengan tren penurunan hutan sekunder, peningkatan lahan pertanian kering, serta pertumbuhan kawasan permukiman.

Model simulasi penggunaan lahan menggunakan pendekatan PLUS menunjukkan tingkat akurasi yang tinggi, dengan:

  • Koefisien Kappa: 0,89
  • Figure of Merit (FoM): 0,68

Hasil ini menunjukkan bahwa model mampu memprediksi pola penggunaan lahan hingga tahun 2033 secara reliabel.

Analisis menunjukkan bahwa perubahan penggunaan lahan berdampak langsung terhadap laju erosi. Rata-rata erosi mengalami fluktuasi:

  • 2013: 59,08 ton/ha/tahun
  • 2023: 49,22 ton/ha/tahun
  • 2033 (prediksi): 50,17 ton/ha/tahun

Meskipun erosi ekstrem menurun, distribusi erosi bergeser ke kategori rendah hingga sedang, yang mengindikasikan degradasi lahan secara bertahap.

Model ABM memungkinkan simulasi berbagai skenario pengelolaan lahan, antara lain:

1. Skenario praktik petani (konservasi berbasis kontur) : Penerapan teknik konservasi seperti penanaman mengikuti kontur lereng mampu menurunkan proporsi erosi tinggi, meskipun dampaknya masih terbatas.

2. Skenario regulasi kawasan lindung : Penerapan kebijakan kawasan lindung pada lereng >25% menunjukkan hasil paling efektif, dengan 83,8% wilayah berada pada kelas erosi sangat rendah, dan Hanya 0,5% pada kategori tinggi–sangat tinggi. Hasil ini menegaskan pentingnya kombinasi antara praktik lapangan dan kebijakan formal.

Berdasarkan hasil simulasi, penelitian ini merekomendasikan beberapa langkah strategis:

  • Pengendalian alih fungsi lahan melalui penguatan RTRW
  • Peningkatan praktik konservasi tanah dan air (terasering, vegetasi penutup)
  • Penegakan regulasi kawasan lindung pada lereng curam
  • Pemberian insentif ekonomi bagi masyarakat melalui skema konservasi
  • Penguatan kelembagaan lokal dan kolaborasi multipihak

Fokus utama konservasi diarahkan pada lahan dengan kategori erosi sedang yang berpotensi meningkat menjadi lebih parah jika tidak ditangani.

Penelitian ini menegaskan bahwa pengelolaan DAS tidak dapat lagi mengandalkan pendekatan statis. Diperlukan model yang mampu menangkap dinamika interaksi antara manusia dan lingkungan secara berkelanjutan.

Dengan pendekatan berbasis simulasi ini, pengambilan kebijakan diharapkan menjadi lebih terarah, adaptif, dan berbasis data dalam menjaga daya dukung DAS Bolango di masa depan.

Agenda

1 - 2 Juli 2026

WORKSHOP: Dari Pengukuran ke Publikasi

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo menggelar workshop bertajuk "Dari Pengukuran ke Publikasi: Analisis Hasil Belajar dengan Model Rasch (Winsteps) dan Penulisan Artikel Scopus Berbantuan Claude AI" pada Rabu (1/7). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sidang Lantai 2 Gedung LPPM UNG ini dilaksanakan secara luring dan daring, dengan peserta mengikuti workshop baik secara langsung maupun melalui Zoom Meeting. Workshop ini menjadi bagian dari komitmen LPPM dalam meningkatkan kapasitas dosen dan peneliti menghasilkan publikasi ilmiah bereputasi internasional.

3 November 2025

Klinik Proposal Penelitian dan Pengabdian Bagi Dosen di Lingkungan Universitas Negeri Gorontalo, Hibah DPPM KEMDIKTISAINTEK T.A. 2026

Pelaksanaan kegiatan ini direncanakan akan berlangsung pada tanggal 03 November 2025, bertempat di Ruang Sidang Lantai 4 Gedung Rektorat Universitas Negeri Gorontalo. Seluruh dosen di lingkungan Universitas Negeri Gorontalo diundang untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.

21 - 23 Agustus 2025

Bootcamp Exclusive Optimalisasi AI untuk Riset

Kegiatan Bootcamp Exclusive Optimalisasi AI untuk Riset, Menulis Jurnal, dan Menulis Systematic Literature Review akan dilaksanakan pada tanggal 21-23 Agustus 2025. Tempat : Azlea Convention Center Gorontalo

3 Juli 2025

Coaching Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan 2025

Coaching Mahasiswa Peserta KKN Profesi Kesehatan Tahun 2025, Tempat : Auditorium UNG, Pukul : 10.00 Wita, Pakaian Mahasiswa : Putih Hitam Jas Almamater