
Ketahanan pangan menjadi salah satu isu penting dalam pembangunan kawasan pesisir, terutama bagi masyarakat yang menggantungkan kehidupan pada sektor kelautan dan perikanan. Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi, penguatan kelembagaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dinilai memiliki peran strategis dalam meningkatkan ketahanan pangan sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat lokal.
Melihat pentingnya peran tersebut, tim peneliti Universitas Negeri Gorontalo yang diketuai oleh Dr. Fenti Prihatini Tui, S.Pd., M.Si. bersama Dr. Yowan Tamu, S.Ag., M.A., Dr. Adriawan, dan Ikha Hardiyanti Puspita Mahading melaksanakan penelitian mengenai penguatan kelembagaan UMKM Kaidundu dalam meningkatkan ketahanan pangan masyarakat pesisir di kawasan Teluk Tomini.
Penelitian yang dilaksanakan melalui Skema Penelitian Dasar Tahun 2025 ini berangkat dari kondisi masyarakat pesisir yang masih menghadapi berbagai kendala dalam pengembangan usaha. Meskipun memiliki potensi sumber daya kelautan dan perikanan yang melimpah, pelaku UMKM masih dihadapkan pada keterbatasan akses teknologi, permodalan, pemasaran, serta penguatan manajemen usaha. Kondisi tersebut berpengaruh terhadap kemampuan UMKM dalam meningkatkan nilai tambah produk dan memperluas kontribusinya terhadap ketahanan pangan masyarakat.
Fokus penelitian diarahkan pada UMKM Kaidundu di Desa Kaidundu, Kabupaten Bone Bolango. Sebagai salah satu sentra usaha berbasis sumber daya lokal, UMKM ini memiliki peluang besar untuk berkembang melalui diversifikasi usaha dan pengolahan hasil perikanan. Karena itu, penelitian dirancang untuk menghasilkan model penguatan kelembagaan yang dapat mendukung keberlanjutan usaha sekaligus memperkuat daya tahan ekonomi masyarakat pesisir.
Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka, observasi lapangan, wawancara mendalam, dan focus group discussion (FGD) yang melibatkan pelaku UMKM, tokoh masyarakat, aparat desa, serta berbagai pemangku kepentingan terkait. Analisis data dilakukan secara sistematis dengan metode triangulasi untuk memastikan validitas dan keakuratan temuan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan kelembagaan menjadi faktor penting dalam pengembangan UMKM pesisir. Kelembagaan yang kuat dapat membantu pelaku usaha meningkatkan kapasitas produksi, memperluas akses pasar, memperkuat tata kelola usaha, serta membangun jejaring kerja sama yang lebih luas. Selain itu, pemanfaatan teknologi dan pengembangan produk berbasis potensi lokal juga menjadi peluang yang dapat meningkatkan nilai tambah hasil usaha masyarakat.
Penelitian ini juga menegaskan bahwa ketahanan pangan masyarakat pesisir tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan sumber daya alam, tetapi juga dipengaruhi oleh kemampuan masyarakat dalam mengelola potensi tersebut menjadi aktivitas ekonomi yang berkelanjutan. Dalam konteks ini, UMKM berperan sebagai penggerak ekonomi lokal yang mampu menciptakan peluang usaha sekaligus memperkuat ketahanan pangan rumah tangga masyarakat pesisir.
Sebagai luaran penelitian, tim telah mengirimkan artikel ilmiah ke jurnal internasional bereputasi Public Administration and Development yang terindeks Scopus Q1 dan saat ini berada pada tahap proses penilaian. Publikasi tersebut diharapkan dapat memperkaya kajian mengenai penguatan kelembagaan UMKM dan pembangunan masyarakat pesisir berbasis potensi lokal.
Melalui penelitian ini, Universitas Negeri Gorontalo berupaya menghadirkan model penguatan kelembagaan UMKM yang dapat menjadi referensi bagi pengembangan usaha masyarakat pesisir di berbagai daerah. Hasil penelitian diharapkan tidak hanya memberikan kontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi masukan dalam penyusunan kebijakan dan program pemberdayaan masyarakat yang mendukung ketahanan pangan serta kesejahteraan masyarakat pesisir secara berkelanjutan.
Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo.
Dalam rangka persiapan pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian
Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026
Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Pengabdian kepada Masyarakat Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo
Penyamaan Persepsi Reviewer Monev Internal Program Pengabdian kepada Masyarakat Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026