
Ikan nike merupakan salah satu potensi unggulan Kota Gorontalo yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Namun, di tingkat pelaku usaha kecil, pengolahan dan pemasaran produk masih menghadapi berbagai tantangan. Melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat Tahun 2025, tim Universitas Negeri Gorontalo (UNG) hadir memberikan solusi komprehensif di Kelurahan Leato Selatan, Kecamatan Dumbo Raya. Program ini merupakan bagian dari pendanaan Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2025.
Mitra dalam kegiatan ini adalah Kelompok Nelayan Nike Sultan. Permasalahan utama yang dihadapi meliputi mutu produk yang belum higienis, teknik pengemasan yang masih sederhana, belum adanya identitas merek yang kuat, serta pencatatan keuangan usaha yang masih minim. Kondisi tersebut membuat produk sulit bersaing dan belum memiliki daya tarik maksimal di pasar yang lebih luas.
Tim pengabdian menawarkan pendekatan terpadu, mulai dari peningkatan aspek produksi hingga manajemen usaha. Pada tahap produksi, mitra diperkenalkan dengan penggunaan kemasan vakum dan mesin spinner untuk mengurangi kadar minyak pada olahan nike. Penggunaan vacuum sealer membuat produk lebih higienis dan kedap udara, sehingga daya simpan menjadi lebih panjang. Sementara itu, mesin spinner membantu mengurangi minyak berlebih sehingga produk lebih sehat dan tampak lebih menarik.
Tidak hanya itu, tim juga mendampingi mitra dalam membangun identitas merek. Pembuatan logo, desain label, serta kemasan menarik dilakukan menggunakan aplikasi desain sederhana seperti Canva. Strategi pemasaran digital melalui WhatsApp Business dan media sosial juga diperkenalkan untuk memperluas jangkauan pasar.
Salah satu fokus penting program ini adalah penguatan manajemen keuangan. Mitra dibimbing menghitung Harga Pokok Produksi (HPP) agar penentuan harga jual lebih tepat dan menguntungkan. Pencatatan keuangan sederhana diperkenalkan agar usaha dapat dikelola secara lebih profesional dan berkelanjutan.
Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan dalam kualitas produk. Olahan nike menjadi lebih higienis, daya simpan lebih lama, dan tampil lebih menarik. Dari sisi manajemen, usaha menjadi lebih tertata, branding lebih kuat, serta peluang pasar semakin luas. Program ini membuktikan bahwa sentuhan inovasi sederhana—dikombinasikan dengan pendampingan berkelanjutan—mampu meningkatkan daya saing UMKM berbasis potensi lokal.
Melalui dukungan DPPM Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2025, UNG terus berkomitmen menghadirkan program pengabdian yang berdampak langsung pada masyarakat. Optimalisasi mutu olahan ikan nike ini tidak hanya meningkatkan kualitas produk, tetapi juga memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat pesisir.
Ke depan, model pemberdayaan berbasis potensi lokal ini diharapkan dapat direplikasi di wilayah lain, sehingga semakin banyak UMKM yang mampu naik kelas dan bersaing di pasar digital.
Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo.
Dalam rangka persiapan pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian
Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026
Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Pengabdian kepada Masyarakat Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo
Penyamaan Persepsi Reviewer Monev Internal Program Pengabdian kepada Masyarakat Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026