
Kota Gorontalo, 02 Desember 2025 — Tim Program Inovasi Sosial Nusantara (PISN) melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap program Pelatihan Go Banana Fiber for Karawo: Inovasi Serat Lokal Menuju Green Economy, yang berlangsung di ruang sidang LPPM UNG. Monev ini bertujuan memastikan bahwa rangkaian kegiatan pelatihan pengolahan serat pisang untuk pengembangan kerajinan Karawo berjalan sesuai perencanaan serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Ketua tim pengabdian menjelaskan bahwa pemanfaatan serat pisang merupakan langkah strategis untuk menjawab kebutuhan akan bahan baku ramah lingkungan. “Serat pisang sangat melimpah di Gorontalo. Melalui program ini, kami ingin membantu pengrajin Karawo mengembangkan produk berbasis eco-fiber yang bernilai ekonomi tinggi sekaligus mendukung konsep green economy,” ujarnya.
Sementara itu, pihak evaluator menilai bahwa program ini memiliki potensi besar untuk meningkatkan kapasitas pengrajin sekaligus membuka peluang diversifikasi produk Karawo. Peserta dinilai semakin terampil dalam memproses serat, memahami standar kualitas, serta mengintegrasikan serat pisang ke dalam desain Karawo modern.
Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo.
Dalam rangka persiapan pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian
Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026
Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Pengabdian kepada Masyarakat Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo
Penyamaan Persepsi Reviewer Monev Internal Program Pengabdian kepada Masyarakat Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026