
Potensi keanekaragaman hayati lokal tidak hanya memiliki nilai ekologis, tetapi juga menyimpan peluang besar bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kesehatan. Berangkat dari pemikiran tersebut, dosen Jurusan Farmasi Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di SMA Negeri 1 Paguyaman pada Rabu (10/6), dengan mengangkat potensi ikan Hulu'u (Giuris margaritacea) sebagai sumber albumin yang berperan dalam proses penyembuhan luka.
Melalui kegiatan edukasi ini, tim pengabdian memperkenalkan hasil kajian mengenai kandungan albumin pada ikan Hulu'u, salah satu spesies ikan lokal yang hidup di Danau Limboto. Albumin merupakan protein yang berperan penting dalam proses regenerasi jaringan tubuh, sehingga berpotensi mendukung penyembuhan luka bakar maupun luka terbuka serta membantu proses pemulihan jaringan.
Ketua tim pengabdian, Apt. Mohomad Aprianto Paneo, M.Farm., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan mendekatkan hasil kajian akademik kepada masyarakat, khususnya generasi muda, melalui pemanfaatan potensi sumber daya hayati yang dimiliki Gorontalo.
“Kandungan albumin pada ikan ini menjadi hal menarik untuk dikenalkan karena memiliki peran penting dalam mendukung proses regenerasi jaringan dan penyembuhan luka,” ujarnya.Ia menambahkan bahwa pengenalan potensi ikan lokal sejak dini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran ilmiah sekaligus memperluas pemahaman siswa mengenai keterkaitan antara sumber daya alam daerah dengan pengembangan ilmu farmasi dan kesehatan. Dengan demikian, generasi muda tidak hanya mengenal kekayaan hayati Gorontalo, tetapi juga memahami peluang pengembangannya melalui riset dan inovasi.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa mengikuti sesi edukasi dan diskusi secara aktif. Berbagai pertanyaan mengenai karakteristik ikan Hulu'u, manfaat albumin, hingga peluang pemanfaatannya dalam bidang kesehatan menunjukkan tingginya antusiasme peserta terhadap materi yang disampaikan.
Melalui kegiatan pengabdian ini, dosen Jurusan Farmasi FOK UNG berupaya memperluas diseminasi pengetahuan hasil kajian akademik kepada masyarakat sekaligus mendorong pemanfaatan potensi hayati lokal secara lebih optimal. Edukasi semacam ini diharapkan dapat menumbuhkan apresiasi generasi muda terhadap kekayaan biodiversitas Gorontalo serta mendorong lahirnya inovasi berbasis sumber daya lokal yang memberikan nilai tambah bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo.
Dalam rangka persiapan pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian
Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026
Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Pengabdian kepada Masyarakat Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo
Penyamaan Persepsi Reviewer Monev Internal Program Pengabdian kepada Masyarakat Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026