
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) bersama Dosen Pembimbing Lapangan Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melaksanakan kegiatan pelatihan pemanfaatan limbah eceng gondok bagi ibu-ibu rumah tangga di Kelurahan Bolihuangga, Kecamatan Limboto, Selasa (09/09/2025). Program ini bertujuan untuk mengubah pandangan masyarakat bahwa eceng gondok bukan hanya tanaman pengganggu perairan, tetapi juga sumber daya bernilai ekonomi jika diolah secara kreatif. Eceng gondok diolah menjadi berbagai kerajinan tangan, seperti tas, tikar, dan hiasan rumah, yang dapat dipasarkan untuk menambah pendapatan keluarga.
Kepala Lurah Bolihuangga, Moh Buyung Alihu S.H dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN. “Kami sangat menyambut baik kegiatan ini karena selain membantu mengurangi limbah eceng gondok, juga memberi manfaat ekonomi bagi ibu-ibu rumah tangga. Harapan kami, keterampilan ini bisa terus dikembangkan agar menjadi usaha berkelanjutan,” ujarnya.
Maya Novrita Dama S.Pd., M,P..d. selaku ketua Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Tematik II UNG 2025 Bersama anggota Fatwaty Damiti, S.Pd., M.SA, Risca Marsanti Halid, S.Pd., M.Pd. dan Wulan Mayasari Tambengi, S.Pd., M.Pd. menekankan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata tridarma perguruan tinggi “Eceng gondok sering dianggap tidak berguna, tetapi melalui pelatihan ini kita bisa melihat potensi besarnya. Semoga ibu-ibu dapat terus berlatih sehingga produk kerajinan dari Bolihuangga bisa bersaing bahkan dipasarkan di luar daerah,” jelas Maya Novrita Dama.
Mahasiswa KKN Tematik II UNG 2025 juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian mahasiswa kepada masyarakat. “Kami ingin agar ilmu yang kami bawa tidak berhenti di pelatihan saja, tetapi bisa menjadi keterampilan berkelanjutan. Semangat ibu-ibu sangat luar biasa, tinggal bagaimana kita mendampingi agar produk bisa memiliki kualitas dan nilai jual,” ungkap Yayan Hariansa S Lasena selaku Koordinator Desa (Kordes) KKN, Ibu-ibu rumah tangga yang menjadi peserta terlihat antusias mengikuti tahapan pelatihan. Salah satu peserta, Ibu Yendria Latief mengaku bahwa kegiatan ini memberi pengalaman baru “Biasanya kami hanya melihat eceng gondok menumpuk di sungai. Sekarang kami tahu cara mengolahnya menjadi kerajinan. Insya Allah ini bisa jadi peluang usaha,” ujarnya dengan semangat.
Kegiatan pemanfaatan eceng gondok ini menjadi bukti bahwa pengabdian mahasiswa tidak hanya hadir di tengah masyarakat, tetapi juga menghadirkan solusi nyata sesuai kebutuhan. Melalui KKN, UNG berkomitmen untuk terus mengembangkan inovasi yang mendorong kemandirian masyarakat desa, khususnya dalam meningkatkan peran ibu-ibu rumah tangga pada sektor ekonomi kreatif berbasis lingkungan.
Sumber Berita Repost : https://halo-post.com
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo menggelar workshop bertajuk "Dari Pengukuran ke Publikasi: Analisis Hasil Belajar dengan Model Rasch (Winsteps) dan Penulisan Artikel Scopus Berbantuan Claude AI" pada Rabu (1/7). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sidang Lantai 2 Gedung LPPM UNG ini dilaksanakan secara luring dan daring, dengan peserta mengikuti workshop baik secara langsung maupun melalui Zoom Meeting. Workshop ini menjadi bagian dari komitmen LPPM dalam meningkatkan kapasitas dosen dan peneliti menghasilkan publikasi ilmiah bereputasi internasional.
Pelaksanaan kegiatan ini direncanakan akan berlangsung pada tanggal 03 November 2025, bertempat di Ruang Sidang Lantai 4 Gedung Rektorat Universitas Negeri Gorontalo. Seluruh dosen di lingkungan Universitas Negeri Gorontalo diundang untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.
Kegiatan Bootcamp Exclusive Optimalisasi AI untuk Riset, Menulis Jurnal, dan Menulis Systematic Literature Review akan dilaksanakan pada tanggal 21-23 Agustus 2025. Tempat : Azlea Convention Center Gorontalo
Coaching Mahasiswa Peserta KKN Profesi Kesehatan Tahun 2025, Tempat : Auditorium UNG, Pukul : 10.00 Wita, Pakaian Mahasiswa : Putih Hitam Jas Almamater