
Gorontalo-Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat melalukan kegiatan monitoring dan evaluasi pada program Pengabdian KKN Tematik Periode II, KKN Infrastruktur tahun 2025 yang dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 8 - 12 September 2025.
LPPM terus memastikan kualitas pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata (KKN), dengan melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap program KKN Tematik serta KKN Infrastruktur yang dijalankan oleh mahasiswa. Kegiatan monev ini dibagi dalam 4 (empat) kelompok tim monev, dengan mengunjungi sejumlah posko mahasiswa KKN di berbagai desa. Dalam kunjungannya, tim monev meninjau progres program kerja sekaligus berdialog langsung dengan mahasiswa dan perangkat desa. Peran kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat sebagai agen perubahan yang membawa program-program inovatif untuk mendorong pemberdayaan. Selain itu, dijadikan motivasi kepada mahasiswa agar senantiasa menjunjung tinggi etika akademik dan sosial selama berada di lokasi KKN. Monev ini dilakukan untuk memastikan bahwa program yang dijalankan mahasiswa benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan sesuai dengan tema pengabdian yang telah terprogram oleh pihak LPPM.
Senada dengan itu, Kepala Pusat KKN LPPM UNG, Dr. Rosbin Pakaya, M.Pd. sekaligus sebagai Koordinator Tim Monev, menyebutkan bahwa kegiatan monev menjadi bagian penting dalam menjamin keberlangsungan dan akuntabilitas program KKN. Dengan monev langsung di lapangan, pihak kampus dapat memastikan program berjalan sesuai rencana serta mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi mahasiswa untuk segera dicarikan solusi. “Kegiatan ini bukan hanya kontrol pelaksanaan, tapi juga bentuk pendampingan kampus agar program mahasiswa betul-betul berdampak dan berkelanjutan,” ucap Rosbin.
Sebanyak 99 lokasi yang tersebar di Kabupaten Gorontalo, Bone Bolango, dan Kota Gorontalo dikunjungi oleh tim yang ditugaskan untuk mengetahui sejauh mana progres pelaksanaan capaian program yang telah dilakukan di desa serta kendala yang dihadapi di lapangan. Kegiatan monev rutin dilakukan untuk menjaga kualitas kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Pada periode ini didapati rata-rata kegiatan mahasiswa telah 90% terlaksana, meski masih ada beberapa kegiatan tambahan yang belum terselesaikan karena menunggu waktu pelaksanaan yang dijadwalkan pelaksanaannya dalam beberapa hari ke depan sebelum waktu penarikan dilakukan.
Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo.
Dalam rangka persiapan pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian
Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026
Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Pengabdian kepada Masyarakat Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo
Penyamaan Persepsi Reviewer Monev Internal Program Pengabdian kepada Masyarakat Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026