
Upaya membangun perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di kalangan pelaku industri rumah tangga kini mendapat dukungan melalui pemanfaatan teknologi digital. Melalui program hibah Pengabdian kepada Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) yang didanai Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui skema BIMA, tim pengabdian UNG melaksanakan sosialisasi program di Desa Tanggilingo, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango.
Program yang diketuai oleh Rampi Yusuf, S.Kom., M.T., dosen Program Studi Sistem Informasi UNG, mengusung tema digitalisasi perilaku hidup bersih dan sehat bagi pelaku industri rumah tangga. Melalui program ini, tim pengabdian akan mendampingi masyarakat dalam menerapkan PHBS dengan dukungan teknologi digital sebagai sarana edukasi, pendampingan, dan penguatan kapasitas masyarakat.
Kegiatan sosialisasi dihadiri oleh tim pelaksana pengabdian, Sekretaris Camat Kabila Ruli R. Harun, S.Sos. yang mewakili Camat Kabila, Kepala Desa Tanggilingo Muhammad S. Badu, S.Ap., mahasiswa peserta program, serta kelompok sasaran yang terdiri atas anggota PKK dan pelaku UMKM Desa Tanggilingo. Kehadiran berbagai pihak tersebut menjadi langkah awal dalam membangun kolaborasi untuk mendukung pelaksanaan program secara berkelanjutan.
Dalam pemaparannya, Rampi Yusuf menjelaskan bahwa program ini dirancang sebagai ruang kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, mahasiswa, dan masyarakat dalam menjawab kebutuhan di tingkat desa melalui pendekatan berbasis teknologi. Selain mengimplementasikan keilmuan di bidang Sistem Informasi, kegiatan ini juga memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk terlibat langsung dalam proses pemberdayaan masyarakat serta mengembangkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan lokal.
PKK dan pelaku UMKM dipilih sebagai mitra utama karena memiliki peran strategis dalam membangun budaya hidup bersih dan sehat di lingkungan keluarga maupun aktivitas usaha rumah tangga. Dengan dukungan teknologi digital, proses edukasi, pemantauan, dan pendampingan diharapkan dapat berlangsung lebih efektif, terukur, serta mampu mendorong perubahan perilaku yang berkelanjutan.
Melalui program ini, Universitas Negeri Gorontalo terus memperkuat pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat melalui kolaborasi dosen, mahasiswa, pemerintah daerah, dan masyarakat. Pendekatan yang memadukan pemanfaatan teknologi informasi dengan pemberdayaan masyarakat diharapkan dapat memberikan dampak nyata, tidak hanya dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya PHBS, tetapi juga mendukung penguatan UMKM serta pembangunan desa yang lebih sehat, produktif, dan berkelanjutan.