Kolaborasi Multipihak Perkuat Pengembangan Geosite Taman Laut Olele sebagai Destinasi Eduwisata

Oleh: Berty H. Meluko . 25 Mei 2026 . 13:59:32

Pengembangan kawasan Geosite Taman Laut Olele sebagai destinasi eduwisata berkelanjutan memerlukan sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat. Berangkat dari kebutuhan tersebut, Universitas Negeri Gorontalo menyelenggarakan Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan mengangkat tema “Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Melalui Teknologi Green Curtain untuk Eduwisata Geodiversity di Geosite Taman Laut Olele Geopark Gorontalo” yang dilaksanakan di RM Love Beach, Desa Huangobotu, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango (24/5). Pelaksanaan program berada di bawah koordinasi Pusat Studi Energi, Sumber Daya Mineral, dan Geopark LPPM UNG yang dipimpin oleh Dr. Sc. Yayu Indriati Arifin, S.Pd., M.Si., bekerja sama dengan Fakultas Teknik UNG.

FGD mempertemukan unsur akademisi, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk membahas strategi pengembangan kawasan pesisir yang mengintegrasikan inovasi teknologi, pelestarian lingkungan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kegiatan ini turut melibatkan Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, dan Olahraga Provinsi Gorontalo sebagai mitra dalam mendukung pengembangan kawasan Geosite Taman Laut Olele sebagai destinasi wisata berbasis geodiversity.

Melalui program ini, tim pengabdian mengembangkan konsep Green Curtain sebagai pendekatan teknologi ramah lingkungan yang diharapkan dapat mendukung pengelolaan kawasan pesisir sekaligus memperkuat fungsi edukasi di kawasan Geopark Gorontalo. Inovasi tersebut dirancang untuk mendukung pengembangan eduwisata yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan kunjungan wisata, tetapi juga pada pelestarian lingkungan dan peningkatan kapasitas masyarakat lokal.

Diskusi juga menghasilkan berbagai masukan mengenai strategi pengelolaan kawasan wisata yang berkelanjutan, penguatan partisipasi masyarakat, serta pengembangan potensi ekonomi berbasis sumber daya lokal. Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan model pemberdayaan yang dapat mendukung pengembangan kawasan Geosite Taman Laut Olele secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini,UNG terus mendorong implementasi hasil riset dan pengabdian yang adaptif terhadap potensi daerah, sekaligus memperkuat sinergi multipihak dalam mendukung pembangunan pariwisata berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat pesisir.

Agenda

10 September 2026

Monev Internal Penelitian Pendanaan Direktorat jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026

Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo.

10 September 2026

Penyamaan Persepsi Monev Inernal Program Penelitian Tahun 2026

Dalam rangka persiapan pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian
Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026

8 September 2026

Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Pengabdian kepada Masyarakat Tahun Anggaran 2026.

Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Pengabdian kepada Masyarakat Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo

7 September 2026

Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Pengabdian kepada Masyarakat Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026

Penyamaan Persepsi Reviewer Monev Internal Program Pengabdian kepada Masyarakat Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026