
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Negeri Gorontalo bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo, Puskesmas Talaga Jaya, dan Pemerintah Desa Luwoo menggelar Tracking TBC Terintegrasi dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kantor Desa Luwoo, Kecamatan Talaga Jaya, Kamis (23/7/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya edukasi dan deteksi dini kesehatan masyarakat, khususnya terkait tuberkulosis (TBC) serta faktor risiko penyakit tidak menular. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan edukasi mengenai penularan TBC, gejala yang perlu diwaspadai, pentingnya pemeriksaan dini, serta kepatuhan menjalani pengobatan. Edukasi juga diarahkan untuk mengurangi stigma terhadap penyintas TBC agar masyarakat tidak ragu memanfaatkan layanan kesehatan.
Koordinator Desa KKN-PK UNG Desa Luwoo, Taufik Mohamad Nur, mengatakan mahasiswa turut berperan dalam menyampaikan informasi kesehatan kepada masyarakat.
“Kami berupaya menyampaikan edukasi yang mudah dipahami sekaligus mendorong masyarakat untuk tidak ragu melakukan pemeriksaan ketika mengalami gejala,” jelas Taufik.Selain edukasi TBC, mahasiswa mendampingi tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo dan Puskesmas Talaga Jaya dalam pelaksanaan CKG. Pemeriksaan meliputi tekanan darah, kadar gula darah, dan skrining kesehatan untuk membantu masyarakat mengenali kondisi serta faktor risiko kesehatan sejak dini.
Kegiatan tersebut didampingi Dosen Pembimbing Lapangan KKN-PK Desa Luwoo, Dr. dr. Vivien Novarina A. Kasim, M.Kes., dr. Siti Rakhmatia P. Th. Kum, M.Biomed., Ns. Nur Ayun R. Yusuf, S.Kep., M.Kep., dan Ns. Sartika, S.Kep., M.Kep.
Dr. dr. Vivien Novarina A. Kasim, M.Kes., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran mahasiswa sekaligus kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung upaya kesehatan berbasis masyarakat.
“Kehadiran mahasiswa membantu pelaksanaan edukasi dan penemuan dini TBC sekaligus memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini dan perilaku hidup sehat,” ujarnya.
Kegiatan mendapat antusiasme masyarakat. Warga tidak hanya mengikuti pemeriksaan kesehatan, tetapi juga memanfaatkan kesempatan untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan mengenai pencegahan TBC dan faktor risiko penyakit tidak menular.
Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo.
Dalam rangka persiapan pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian
Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026
Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Pengabdian kepada Masyarakat Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo
Penyamaan Persepsi Reviewer Monev Internal Program Pengabdian kepada Masyarakat Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026