
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Negeri Gorontalo Desa Isimu Utara terus mendorong penguatan edukasi kesehatan bagi remaja melalui kegiatan sosialisasi tentang pergaulan sehat dan pencegahan pernikahan dini di SMA Negeri 1 Tibawa, Jumat (31/7).
Kegiatan ini menjadi bagian dari program kerja mahasiswa KKN-PK untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa dalam menghadapi berbagai tantangan pada masa remaja, sekaligus mendorong mereka agar mampu menjaga diri dan mengambil keputusan yang tepat bagi masa depan.
Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa membahas berbagai bentuk pergaulan berisiko, faktor yang dapat memengaruhi perilaku remaja, serta dampak yang dapat ditimbulkan. Siswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya membangun lingkungan pergaulan yang sehat, positif, dan bertanggung jawab. Selain persoalan pergaulan, mahasiswa turut memberikan edukasi mengenai pencegahan pernikahan dini. Pembahasan mencakup faktor yang mendorong terjadinya pernikahan dini serta berbagai dampaknya terhadap kesehatan fisik dan psikologis, keberlanjutan pendidikan, kehidupan sosial, dan perencanaan masa depan.
Koordinator Desa KKN-PK UNG Desa Isimu Utara mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam memberikan edukasi kesehatan sekaligus memperkuat kesadaran remaja dalam menentukan pilihan yang berdampak terhadap masa depan mereka.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa dapat lebih memahami pentingnya menjaga diri dalam pergaulan, menghindari perilaku berisiko, serta mampu mengambil keputusan yang positif. Remaja perlu memiliki ruang untuk fokus pada pendidikan, pengembangan diri, dan cita-cita,” ujarnya.
Menurutnya, pencegahan pergaulan berisiko dan pernikahan dini juga membutuhkan dukungan dari berbagai lingkungan yang dekat dengan remaja, terutama keluarga, sekolah, dan masyarakat.
“Edukasi ini diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Remaja perlu memiliki keberanian untuk memilih lingkungan pergaulan yang sehat dan menjauhi hal-hal yang dapat merugikan masa depan,” tambahnya.
Pihak SMA Negeri 1 Tibawa menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Edukasi dinilai relevan dengan kebutuhan siswa dalam menghadapi tantangan pergaulan remaja sekaligus membangun kesadaran untuk merencanakan masa depan.
“Kami mengapresiasi mahasiswa KKN-PK UNG Desa Isimu Utara yang telah melaksanakan kegiatan edukasi ini. Materi tentang pergaulan dan pencegahan pernikahan dini penting bagi siswa agar mereka memahami berbagai risiko yang dapat memengaruhi pendidikan, kesehatan, dan masa depan,” ujar perwakilan sekolah.
Melalui sosialisasi ini, mahasiswa KKN-PK UNG Desa Isimu Utara berharap pengetahuan yang diperoleh siswa dapat menjadi bekal dalam membangun pergaulan yang sehat, menjaga diri dari berbagai perilaku berisiko, serta mengambil keputusan secara bijak demi keberlanjutan pendidikan dan masa depan mereka.
Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo.
Dalam rangka persiapan pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian
Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026
Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Pengabdian kepada Masyarakat Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo
Penyamaan Persepsi Reviewer Monev Internal Program Pengabdian kepada Masyarakat Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026