
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) turut memperkuat edukasi kesehatan bagi peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (PROLANIS) melalui kegiatan edukasi mengenai hipertensi dan Diabetes Melitus (DM) di Puskesmas Tibawa, Jumat (24/7).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan PROLANIS di Puskesmas Tibawa yang diarahkan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular, khususnya hipertensi dan Diabetes Melitus. Edukasi ini juga mendorong peserta untuk lebih memahami pentingnya menjaga kondisi kesehatan dan melakukan pemantauan secara berkala.
Materi mengenai Diabetes Melitus disampaikan oleh dr. Taufik Ramadhan Biya, Sp.PD., KEMD melalui tema “Diabetes Melitus: Kenali, Cegah, dan Kendalikan, Hidup Sehat Bebas Komplikasi.” Materi memberikan pemahaman mengenai Diabetes Melitus sebagai penyakit metabolik yang ditandai dengan meningkatnya kadar gula darah atau hiperglikemia akibat gangguan produksi maupun kerja insulin.
Dalam pemaparannya, dr. Taufik menjelaskan bahwa Diabetes Melitus kerap disebut sebagai silent killer karena dapat berkembang tanpa menunjukkan gejala yang jelas. Kondisi tersebut membuat pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi penting sebagai langkah deteksi dan pengendalian sejak dini.
Peserta juga diperkenalkan dengan sejumlah gejala yang perlu diwaspadai, antara lain frekuensi buang air kecil yang meningkat, mudah merasa haus, dan mudah lapar. Pengenalan terhadap tanda-tanda tersebut diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan peserta sekaligus mendorong mereka untuk segera melakukan pemeriksaan ketika mengalami keluhan yang mengarah pada Diabetes Melitus.
Melalui kegiatan edukasi ini, mahasiswa KKN-PK UNG turut mendukung upaya promotif dan preventif yang dilakukan Puskesmas Tibawa dalam pengelolaan penyakit kronis. Pengetahuan yang diperoleh peserta diharapkan dapat menjadi bekal untuk menerapkan pola hidup sehat, melakukan pemantauan kesehatan secara rutin, serta mengendalikan faktor risiko penyakit tidak menular.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari pengalaman mahasiswa KKN-PK UNG dalam mengimplementasikan pengetahuan kesehatan secara langsung di tengah masyarakat melalui pendekatan edukatif dan preventif.
Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo.
Dalam rangka persiapan pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian
Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026
Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Pengabdian kepada Masyarakat Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo
Penyamaan Persepsi Reviewer Monev Internal Program Pengabdian kepada Masyarakat Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026