KKN-PK UNG Dorong Peran Ayah dalam Kesiapsiagaan Kesehatan Ibu dan Bayi di Lauwonu

Oleh: Berty H. Meluko . 30 Juli 2026 . 16:07:23

Menjaga kesehatan ibu dan bayi selama masa kehamilan tidak hanya menjadi tanggung jawab ibu. Peran suami sebagai pendamping, pengambil keputusan, dan bagian dari kesiapsiagaan keluarga menjadi hal penting yang terus diperkuat mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melalui program Gerakan Ayah Siaga di Desa Lauwonu, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo.

Program tersebut mencapai puncaknya pada Rabu (29/7/2026) melalui kegiatan yang mempertemukan ibu hamil, para ayah, kader kesehatan dan Posyandu, pemerintah desa, tenaga kesehatan, serta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN-PK UNG. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesiapsiagaan keluarga dalam menghadapi kehamilan hingga persalinan.

Gerakan Ayah Siaga dirancang untuk mendorong keterlibatan suami sejak masa kehamilan, bukan hanya ketika terjadi keadaan darurat. Melalui program ini, suami dibekali pemahaman mengenai pentingnya pemeriksaan antenatal care (ANC), tanda bahaya kehamilan, pemenuhan kebutuhan nutrisi, persiapan persalinan, hingga langkah yang perlu dilakukan ketika menghadapi kondisi kegawatdaruratan.

Kepala Desa Lauwonu menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, dukungan keluarga, khususnya suami, memiliki peran penting dalam mendampingi ibu selama kehamilan dan persalinan. Pemerintah desa juga diharapkan dapat mengambil bagian dalam menjaga keberlanjutan Gerakan Ayah Siaga setelah mahasiswa menyelesaikan masa pengabdian.

Koordinator Desa KKN-PK UNG Desa Lauwonu, Akmal Zulfan Mobonggi, menjelaskan bahwa Gerakan Ayah Siaga berangkat dari kebutuhan untuk menempatkan suami sebagai bagian aktif dalam menjaga kesehatan ibu dan bayi.

“Gerakan Ayah Siaga kami arahkan agar suami tidak hanya hadir ketika terjadi kondisi darurat, tetapi sudah terlibat sejak masa kehamilan. Mulai dari mendukung pemeriksaan ANC, memahami tanda bahaya, membantu persiapan persalinan, sampai mengetahui apa yang harus dilakukan ketika terjadi kegawatdaruratan,” ujar Akmal.Pelaksanaan program dilakukan melalui sejumlah rangkaian kegiatan. Diawali dengan deklarasi dan penguatan dukungan lintas sektor, mahasiswa kemudian menyelenggarakan Kelas Ayah Siaga yang membahas kehamilan sehat, pemeriksaan ANC, tanda bahaya kehamilan, peran suami, pemenuhan nutrisi, serta penggunaan obat dan suplemen.

Pendampingan dilanjutkan melalui home visit kepada keluarga. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa membantu keluarga menyusun Rencana Ayah Siaga yang mencakup tempat persalinan, transportasi, pendamping persalinan, kesiapan pembiayaan, calon pendonor darah, hingga rencana rujukan apabila terjadi kondisi kegawatdaruratan.

Kesiapsiagaan keluarga juga diperkuat melalui simulasi kegawatdaruratan obstetri. Simulasi tersebut memberikan kesempatan kepada keluarga untuk memahami langkah respons awal dan koordinasi yang perlu dilakukan ketika menghadapi kondisi darurat yang dapat membahayakan ibu maupun bayi.

Seluruh rangkaian program mendapatkan pendampingan dari DPL KKN-PK UNG, yakni Dr. dr. Sri A. Ibrahim, M.Kes., dr. St. Rahma, M.Kes., Sp.PK., serta Mihrawati S. Antu, S.Kep., Ns., M.Kep.

Tidak berhenti pada rangkaian kegiatan selama masa KKN, mahasiswa juga menyiapkan perangkat pendukung keberlanjutan program melalui pembentukan Kelompok Ayah Siaga, penyusunan SOP Gerakan Ayah Siaga Desa, serta grup komunikasi yang melibatkan keluarga, kader, pemerintah desa, dan tenaga kesehatan.

Perangkat tersebut diharapkan dapat menjadi mekanisme koordinasi di tingkat desa yang tetap berjalan setelah mahasiswa KKN-PK menyelesaikan masa pengabdian. Dengan demikian, Gerakan Ayah Siaga tidak hanya menjadi kegiatan edukasi, tetapi diarahkan menjadi bagian dari upaya membangun kesiapsiagaan keluarga dalam mendampingi ibu dan bayi di Desa Lauwonu.

Agenda

10 September 2026

Monev Internal Penelitian Pendanaan Direktorat jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026

Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo.

10 September 2026

Penyamaan Persepsi Monev Inernal Program Penelitian Tahun 2026

Dalam rangka persiapan pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian
Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026

8 September 2026

Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Pengabdian kepada Masyarakat Tahun Anggaran 2026.

Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Pengabdian kepada Masyarakat Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo

7 September 2026

Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Pengabdian kepada Masyarakat Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026

Penyamaan Persepsi Reviewer Monev Internal Program Pengabdian kepada Masyarakat Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026