
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Desa Pentadio Timur resmi memulai rangkaian program pengabdian melalui Seminar Awal Program Kerja, Jumat (24/7), di Kantor Desa Pentadio Timur.
Seminar ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperkenalkan rencana kegiatan sekaligus membangun sinergi dengan pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat sebelum seluruh program dilaksanakan. Kegiatan dihadiri Kepala Desa Pentadio Timur, Kepala Puskesmas, Dosen Pembimbing Lapangan, bidan desa, kader kesehatan, tokoh masyarakat, serta masyarakat setempat.
Melalui forum tersebut, mahasiswa memaparkan sejumlah rencana program yang disusun berdasarkan kebutuhan kesehatan masyarakat. Masukan dari pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam memastikan program yang dijalankan selama masa KKN-PK dapat berjalan relevan dan memberikan manfaat bagi warga.
Salah satu program yang diperkenalkan adalah BUSA-BALI BUMIL (Buku Saku Bahaya dan Pendampingan Keluarga Ibu Hamil Risiko Tinggi). Program ini dirancang sebagai media edukasi bagi keluarga untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan dalam mendampingi ibu hamil, khususnya dalam mengenali faktor risiko dan tanda bahaya kehamilan.
BUSA-BALI BUMIL juga memuat informasi mengenai langkah yang perlu dilakukan keluarga ketika menghadapi kondisi yang berpotensi menjadi kegawatdaruratan pada ibu hamil. Kehadiran buku saku tersebut diharapkan dapat membantu keluarga memiliki pengetahuan dasar yang diperlukan untuk memberikan pendampingan dan mengambil tindakan secara tepat.
Seminar awal ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara mahasiswa KKN-PK UNG dengan berbagai unsur di Desa Pentadio Timur. Keterlibatan pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, tokoh masyarakat, dan warga diharapkan dapat mendukung pelaksanaan program secara lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Melalui rangkaian program KKN-PK tersebut, mahasiswa UNG tidak hanya menjalankan kegiatan pengabdian, tetapi juga mendorong penguatan edukasi kesehatan berbasis masyarakat dengan melibatkan keluarga dan lingkungan desa sebagai bagian penting dalam upaya menjaga kesehatan ibu dan anak.
Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo.
Dalam rangka persiapan pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian
Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026
Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Pengabdian kepada Masyarakat Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo
Penyamaan Persepsi Reviewer Monev Internal Program Pengabdian kepada Masyarakat Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026