
Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) Tahun 2026 resmi diawali dengan kegiatan penyambutan dan pelepasan mahasiswa peserta yang berlangsung di Rumah Jabatan Wali Kota Gorontalo, Senin (22/6). Kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya kolaborasi kedua perguruan tinggi dalam melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat di berbagai wilayah Provinsi Gorontalo.
Penyambutan yang digelar atas undangan Wali Kota Gorontalo selaku Ketua Umum Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Gorontalo itu dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, dosen pembimbing lapangan, serta mahasiswa peserta KKN Kolaboratif UNG–UGM. Momentum tersebut menjadi ajang memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat yang berbasis potensi lokal.
Dalam sambutannya, Wali Kota Gorontalo berharap mahasiswa mampu menghadirkan gagasan, inovasi, dan solusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat selama pelaksanaan KKN. Selain menjadi bagian dari proses pembelajaran di perguruan tinggi, program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata melalui pengembangan potensi wilayah serta pendampingan masyarakat dalam berbagai aspek pembangunan.
KKN Kolaboratif UNG–UGM melibatkan mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu yang akan bekerja bersama dalam merancang dan melaksanakan program pengabdian sesuai dengan karakteristik wilayah penugasan. Pendekatan multidisiplin yang diterapkan diharapkan mampu menghasilkan solusi yang lebih komprehensif sekaligus memperkuat dampak program bagi masyarakat.
Melalui kolaborasi ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman belajar di lapangan, tetapi juga membangun jejaring akademik lintas perguruan tinggi serta meningkatkan kemampuan bekerja secara kolaboratif dalam menyelesaikan berbagai persoalan di masyarakat. Sinergi tersebut menjadi modal penting dalam menghadirkan inovasi yang adaptif terhadap kebutuhan pembangunan daerah.
Pelaksanaan KKN Kolaboratif UNG–UGM merupakan bagian dari penguatan peran perguruan tinggi dalam mengintegrasikan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat, program ini diharapkan menghasilkan berbagai inovasi dan model pemberdayaan yang dapat mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan sekaligus memberikan pengalaman pembelajaran yang bermakna bagi mahasiswa.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo menggelar workshop bertajuk "Dari Pengukuran ke Publikasi: Analisis Hasil Belajar dengan Model Rasch (Winsteps) dan Penulisan Artikel Scopus Berbantuan Claude AI" pada Rabu (1/7). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sidang Lantai 2 Gedung LPPM UNG ini dilaksanakan secara luring dan daring, dengan peserta mengikuti workshop baik secara langsung maupun melalui Zoom Meeting. Workshop ini menjadi bagian dari komitmen LPPM dalam meningkatkan kapasitas dosen dan peneliti menghasilkan publikasi ilmiah bereputasi internasional.
Pelaksanaan kegiatan ini direncanakan akan berlangsung pada tanggal 03 November 2025, bertempat di Ruang Sidang Lantai 4 Gedung Rektorat Universitas Negeri Gorontalo. Seluruh dosen di lingkungan Universitas Negeri Gorontalo diundang untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.
Kegiatan Bootcamp Exclusive Optimalisasi AI untuk Riset, Menulis Jurnal, dan Menulis Systematic Literature Review akan dilaksanakan pada tanggal 21-23 Agustus 2025. Tempat : Azlea Convention Center Gorontalo
Coaching Mahasiswa Peserta KKN Profesi Kesehatan Tahun 2025, Tempat : Auditorium UNG, Pukul : 10.00 Wita, Pakaian Mahasiswa : Putih Hitam Jas Almamater