
Kota Gorontalo dikunjungi team Kikigaki dari Jepang. Bukan kebetulan, team ini akan melaksanakan pendampingan dan pelatihan Pengembangan Program Literasi Kebudayaan Berbasis Kearifan Lokal Model Kikigaki Bagi Siswa Sekolah Menengah Atas Se Provinsi Gorontalo. Kegiatan yang dipanitiai oleh LPPM ini, berkaitan langsung dengan salah satu pusat studi di LPPM yakni Pusat Studi Pendidikan Perempuan dan Anak.
Lantas apa Kikigaki itu? Kikigaki berasal dari bahasa Jepang, Kiki mendengar dan gaki artinya menulis. Kikigaki adalah keterampilan mewawancarai yang terdiri dari mendengar dengan seksama dan menulis apa yang didengar tanpa mengubah keterangan. Model ini sudah diterapkan sejak tahun 2002 di SMA-SMA Jepang dan di beberapa SMA Indonesia sejak tahun 2010. “Saya sudah lama sering berkunjung di Indonesia untuk Kikigaki, tapi biasanya saya mengunjungi dan memberi pelatihan di SMA-SMA yang berada di pedesaan”. Jelas Motoko Shimagami Ketua Koordinator Program Kikigaki di Indonesia.
Pembukaan kegiatan pendampingan dan pelatihan Kikigaki ini dilaksanakan pada hari Kamis 19/7 di Hotel DAMHIL Gorontalo, yang diikuti oleh siswa-siswi SMA/ SMK dan didampingi oleh Guru se provinsi Gorontalo. Peserta terlihat begitu bersemangat mengikuti kegiatan ini, mungkin karena program Kikigaki ini baru mereka dengar dan ketahui karena baru pertama kali Kikigaki menyentuh pendidikan di Gorontalo, “Indonesia sangat kaya budaya, mungkin ini penting bagi generasi muda untuk mengetahui apa yang ada di daerah dan salah satu metode yang cocok adalah kikigaki, oleh karena itu kami memulai kegiatan kikigaki di Indonesia.” Penjelasan Motoko Shimagami dengan menggunakan Bahasa Indonesia yang fasih, benar saja dia sudah menjelajahi Indonesia semenjak tahun 2010.
Kegiatan yang akan dilaksanakan selama 3 hari dari tanggal 19 – 21 Juli 2018 dihadiri oleh 69 peserta yang terdiri dari Guru dan siswa se provinsi Gorontalo, serta 13 instruktur dari berbagai daerah di Indonesia menemani Motoko Shimagami dan Kazunori Matsuda dari Ehime University - Jepang. Kegiatan Kikigaki ini dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I Universitas Negeri Gorontalo Bapak Prof. Dr. Ir. Mahludin H. Baruwadi, M.P, dan LPPM sebagai panitia berlangsungnya kegiatan. Begitu banyak budaya daerah dan tidak terhitung potensi generasi muda yang tidak terlatih atau bahkan sama sekali tidak digali, dengan kegiatan Kikigaki mari kita buka lembaran baru ragam kearifan lokal yang begitu indah di bumi Gorontalo.
(Frezy Paputungan)


Pelaksanaan kegiatan ini direncanakan akan berlangsung pada tanggal 03 November 2025, bertempat di Ruang Sidang Lantai 4 Gedung Rektorat Universitas Negeri Gorontalo. Seluruh dosen di lingkungan Universitas Negeri Gorontalo diundang untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.
Kegiatan Bootcamp Exclusive Optimalisasi AI untuk Riset, Menulis Jurnal, dan Menulis Systematic Literature Review akan dilaksanakan pada tanggal 21-23 Agustus 2025. Tempat : Azlea Convention Center Gorontalo
Coaching Mahasiswa Peserta KKN Profesi Kesehatan Tahun 2025, Tempat : Auditorium UNG, Pukul : 10.00 Wita, Pakaian Mahasiswa : Putih Hitam Jas Almamater
Penandatangan Kontrak Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Bagi Dosen Penerima dan Kepala LPPM. Penelitian-PPM Biaya DPPM Dikti dan Internal PNBP UNG