
Potensi pangan lokal terus dikembangkan Universitas Negeri Gorontalo melalui program pengabdian kepada masyarakat yang mendorong pemanfaatan sumber daya lokal menjadi produk pangan bernilai tambah. Salah satunya melalui program bertajuk “Inovasi Ikan Hulu’u Danau Limboto Gorontalo di UMKM UD Flamboyan Menjadi Pangan Sehat Fungsional Bergizi.”
Program ini dilaksanakan oleh tim Universitas Negeri Gorontalo yang diketuai Mohamad Aprianto Paneo, M.Farm., Apt., bersama Nurain Thomas, M.Si., Apt. dan Nikmasari Pakaya, S.Kom., MT. sebagai anggota. Pelaksanaan program juga melibatkan mahasiswa dari Jurusan Farmasi dan Jurusan Sistem Informasi UNG, sehingga pengembangan potensi pangan lokal dilakukan melalui kolaborasi lintas keilmuan. Program tersebut merupakan kegiatan yang mendapatkan pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemdiktisaintek melalui skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat tahun 2026. Kegiatan diarahkan untuk memperkuat kapasitas UMKM UD Flamboyan sekaligus mengembangkan potensi ikan Hulu’u yang berasal dari kawasan Danau Limboto menjadi produk pangan yang memiliki nilai ekonomi dan manfaat gizi.
Dalam pelaksanaannya, ikan Hulu’u yang selama ini menjadi salah satu potensi pangan lokal diolah dan diformulasikan dengan menerapkan ilmu kefarmasian menjadi produk biskuit dengan kandungan protein tinggi. Inovasi tersebut menjadi upaya untuk menghadirkan alternatif produk pangan yang tidak hanya memanfaatkan bahan lokal, tetapi juga memiliki nilai tambah melalui penerapan pengetahuan dan teknologi.
Pengembangan program tidak berhenti pada aspek formulasi dan produksi. Tim pengabdian juga memberikan perhatian terhadap penguatan manajemen usaha dan pemasaran UMKM, sehingga inovasi produk yang dihasilkan dapat memiliki peluang pengembangan yang lebih luas.
Kolaborasi lintas keilmuan menjadi salah satu kekuatan dalam pelaksanaan program tersebut. Keilmuan kefarmasian berperan dalam pengembangan dan formulasi produk pangan, sementara dosen dari Jurusan Sistem Informasi mendukung penguatan aspek manajemen dan pemasaran melalui pemanfaatan teknologi informasi. Mahasiswa dari kedua jurusan turut dilibatkan sebagai bagian dari proses pembelajaran sekaligus penerapan ilmu secara langsung di tengah masyarakat.
Ketua tim pelaksana, Mohamad Aprianto Paneo, mengatakan program tersebut diarahkan agar memberikan dampak nyata terhadap perkembangan usaha mitra. Berdasarkan evaluasi dan komunikasi dengan pelaku UMKM, kehadiran program dinilai memberikan pengaruh terhadap pengembangan usaha, terutama melalui lahirnya produk baru yang menggabungkan potensi bahan lokal dengan penerapan ilmu kesehatan.
“Dengan adanya kolaborasi dengan universitas dari akademisi itu bisa melahirkan suatu produk yang bernilai tinggi dengan mengangkat kearifan lokal dan kolaborasi dalam dunia kesehatan itu dalam bentuk biskuit,” tuturnya.
Menurutnya, pengembangan ikan Hulu’u menjadi produk pangan olahan menunjukkan bahwa potensi lokal dapat dikembangkan lebih jauh ketika dipadukan dengan pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan pasar. Pendekatan tersebut sekaligus membuka peluang bagi UMKM untuk tidak hanya menjual bahan atau produk olahan konvensional, tetapi menghasilkan produk inovatif dengan nilai tambah yang lebih tinggi.
Pelaksanaan program ini juga sejalan dengan semangat Diktisaintek Berdampak, yang menempatkan kegiatan pendidikan tinggi tidak hanya pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga pada upaya menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat dan pelaku usaha.
Melalui pengembangan biskuit berbahan ikan Hulu’u, program pengabdian UNG tersebut menjadi salah satu bentuk hilirisasi pengetahuan dan teknologi untuk memperkuat pemanfaatan potensi pangan lokal. Kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan UMKM diharapkan dapat terus mendorong lahirnya inovasi pangan yang sehat, bergizi, bernilai ekonomi, sekaligus mengangkat kekayaan sumber daya lokal Gorontalo.
Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo.
Dalam rangka persiapan pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian
Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026
Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Pengabdian kepada Masyarakat Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo
Penyamaan Persepsi Reviewer Monev Internal Program Pengabdian kepada Masyarakat Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026