Pelaksanaan Hibah Science and Technology Research Partnership for Sustainable Development (SATREPS) FY2025. Program SATREPS adalah inisiatif kerja sama antara Pemerintah Jepang dan Pemerintah Indonesia dalam bidang Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Inovasi serta pengembangan kapasitas. Program ini fokus pada empat bidang utama: Lingkungan dan Energi (Environment and Energy), yang berupaya mengatasi perubahan iklimdan pengelolaan energi; Sumber Daya Hayati (Bioresources), yang mencakup pelestarian dan pemanfaatan sumber daya hayati; Pencegahan dan Mitigasi Bencana (Disaster Prevention and Mitigation), yang bertujuan meningkatkan kapasitas pencegahan dan mitigasi bencana; serta Pengendalian Penyakit Menular (Infectious Diseases Control), yang fokus pada pencegahandan penanggulangan penyakit menular.
Program Hibah SATREPS FY2025 terbuka bagi periset di Indonesia, baik dari Badan Riset danInovasi Nasional (BRIN) maupun perguruan tinggi serta institusi riset dari badan usaha milik negara maupun swasta, dengan periode hibah yang berkisar antara 3 hingga 5 tahun.

Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo.
Dalam rangka persiapan pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian
Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026
Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Pengabdian kepada Masyarakat Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo
Penyamaan Persepsi Reviewer Monev Internal Program Pengabdian kepada Masyarakat Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026