
e-ASIA Joint Research Program (JRP) merupakan inisiatif bersama internasional multilateral antara sejumlah organisasi pendanaan publik dari negara-negara anggota KTT Asia Timur/East Asia Summit (EAS). Tujuan Joint Call for Proposal untuk memperkuat kolaborasi multilateral antara peneliti dari negara-negara yang berpartisipasi dalam 13th Call for Proposals dan untuk memecahkan masalah umum di bidang Food and Health, Health, Alternative Energy, dan Agriculture. Saat ini telah dibuka 13th Call for Proposals e-ASIA JRP, dengan batas waktu pengumpulan proposal tanggal 29 Maret 2024.
e-ASIA Joint Research Program memberikan kesempatan kepada para peneliti untuk berpartisipasi mengusulkan proposal penelitian dengan tema:
Form Aplikasi dan Panduan bisa diunduh disini ![]()
Program JRP bertujuan untuk mengembangkan kolaborasi penelitian 5 (lima) negara yaitu Indonesia, Jepang, New Zealand, Filipina, dan Thailand mempromosikan inovasi di Kawasan Asia Timur yang berdampak bagi perkembangan perekonomian.
Besaran pendanaan yang diberikan sebesar maksimal Rp1,000,000,000/proposal untuk jangka waktu 3 (tiga) tahun.
Pengajuan proposal melalui email [email protected].
Informasi selengkapnya dapat mengakses: https://pendanaanrisnov.brin.go.id atau melalui https://linktr.ee/cfpeasiaindonesia
Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo.
Dalam rangka persiapan pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian
Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026
Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Pengabdian kepada Masyarakat Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo
Penyamaan Persepsi Reviewer Monev Internal Program Pengabdian kepada Masyarakat Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026