
Gorontalo, 3 Oktober 2025 - Sebanyak 265 Aparatur Sipil Negara Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (ASN PPPK) di lingkungan UNG, resmi menandatangani surat perjanjian kerja sebagai bagian dari tahapan administrasi pengangkatan, 8 orang diantaranya adalah Tenaga Kependidikan di Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Negeri Gorontalo.
Penandatanganan yang berlangsung di Aula Rektorat UNG ini turut dihadiri langsung oleh Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum, Dr. Hidayat Koniyo, S.T., M.Kom., didampingi Kepala Biro Keuangan, Kerja Sama dan Umum, Arief Rahman Hakim Abdul, S.Pd., M.Pd. dan Ketua TIM Kerja Kepegawaian, Iswanto Yahya, S.Pd, M.Pd. Proses ini menandai dimulainya masa kerja para pegawai sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Kepala LPPM UNG, Prof. Lanto Ningrayati Amali, S.Kom., M.Kom., Ph.D, menyampaikan apresiasi atas pengangkatan tenaga kependidikan tersebut. “Kami sangat bersyukur bahwa delapan tenaga kependidikan kami telah resmi menyandang status sebagai PPPK. Ini menjadi bentuk pengakuan atas dedikasi dan kontribusi mereka selama ini dalam mendukung tugas-tugas lembaga, baik di bidang penelitian maupun pengabdian masyarakat.”

Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo.
Dalam rangka persiapan pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian
Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026
Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Pengabdian kepada Masyarakat Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo
Penyamaan Persepsi Reviewer Monev Internal Program Pengabdian kepada Masyarakat Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026