Strategi Revitalisasi Bahasa Gorontalo dalam Upaya Pelestarian Bahasa Daerah

Oleh: Berty H. Meluko . 14 April 2026 . 16:28:17

Bahasa daerah merupakan bagian penting dari identitas budaya dan warisan pengetahuan masyarakat. Namun, di tengah dominasi bahasa nasional dan asing, banyak bahasa daerah menghadapi ancaman kepunahan, termasuk Bahasa Gorontalo. Menjawab tantangan ini, tim peneliti dari Universitas Negeri Gorontalo merumuskan strategi revitalisasi berbasis riset untuk menjaga keberlangsungan Bahasa Gorontalo.

Penelitian berjudul “Strategi Revitalisasi Bahasa Gorontalo sebagai Upaya Penyelamatan Kepunahan Bahasa Daerah di Provinsi Gorontalo” ini dipimpin oleh Prof. Dr. Dakia N. Djou, M.Hum., bersama Dr. Ellyana G. Hinta, M.Hum., dan Dr. Salam, M.Pd. Penelitian ini merupakan bagian dari pendanaan DPPM Kemdiktisaintek melalui skema Penelitian Fundamental Reguler tahun 2025.

Bahasa Gorontalo selama ini menjadi identitas budaya masyarakat setempat. Namun, dalam beberapa dekade terakhir, penggunaannya mengalami penurunan signifikan. Dominasi bahasa nasional dalam pendidikan dan kehidupan sehari-hari, serta lemahnya transmisi antargenerasi, menjadi faktor utama menurunnya vitalitas bahasa ini. Kondisi tersebut menempatkan Bahasa Gorontalo pada status rentan dan berpotensi menuju kepunahan jika tidak segera dilakukan upaya pelestarian yang sistematis dan berkelanjutan.

Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, Focus Group Discussion (FGD), serta studi dokumentasi. Informan penelitian melibatkan berbagai pihak, mulai dari tokoh adat, guru, akademisi, pelaku budaya, hingga penutur lintas generasi. Analisis dilakukan dengan mengintegrasikan Model 11 Faktor Yamamoto dan temuan lapangan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi vitalitas bahasa.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bahasa Gorontalo menghadapi beberapa tantangan utama, antara lain lemahnya penggunaan bahasa dalam lingkungan keluarga, minimnya pemanfaatan bahasa di sekolah, kurangnya dukungan kelembagaan, terbatasnya literatur dan bahan ajar berbasis Bahasa Gorontalo.

Namun demikian, penelitian juga menemukan peluang besar untuk revitalisasi, seperti:

  • Peran aktif komunitas adat
  • Praktik budaya dan tradisi lokal
  • Dukungan literasi keagamaan
  • Komitmen pemerintah daerah

Berdasarkan temuan tersebut, tim peneliti berhasil merumuskan strategi revitalisasi Bahasa Gorontalo yang bersifat aplikatif dan kontekstual. Strategi ini mengintegrasikan peran keluarga, sekolah, komunitas budaya, serta pemerintah daerah dalam upaya pelestarian bahasa. Model strategi yang dikembangkan telah melalui proses validasi bersama para pemangku kepentingan melalui FGD, sehingga memiliki relevansi tinggi dengan kebutuhan masyarakat.

Penelitian ini menegaskan bahwa upaya pelestarian bahasa daerah tidak dapat dilakukan secara parsial. Diperlukan pendekatan holistik yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga hingga pemerintah.

Dengan strategi berbasis data dan model teoritis yang kuat, penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar kebijakan dalam menjaga keberlangsungan Bahasa Gorontalo sekaligus menjadi model bagi revitalisasi bahasa daerah lainnya di Indonesia.

Agenda

10 September 2026

Monev Internal Penelitian Pendanaan Direktorat jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026

Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo.

10 September 2026

Penyamaan Persepsi Monev Inernal Program Penelitian Tahun 2026

Dalam rangka persiapan pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian
Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026

8 September 2026

Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Pengabdian kepada Masyarakat Tahun Anggaran 2026.

Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Pengabdian kepada Masyarakat Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo

7 September 2026

Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Pengabdian kepada Masyarakat Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026

Penyamaan Persepsi Reviewer Monev Internal Program Pengabdian kepada Masyarakat Pendanaan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026