Rektor UNG Ajak Mahasiswa Jadikan KKN sebagai Ruang Belajar dan Pengabdian Nyata

Oleh: Berty H. Meluko . 9 Agustus 2026 . 10:34:38

Rektor Universitas Negeri Gorontalo, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, ST., MT, IPU, ASEAN.Eng, mengajak mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahap II Tahun 2026 untuk mengubah cara pandang terhadap KKN. Menurutnya, KKN bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari masyarakat sekaligus memberikan kontribusi nyata.

Pesan tersebut disampaikan Rektor saat membuka sekaligus melepas 1518 mahasiswa peserta KKN Tematik Tahap II 2026 yang mengusung tema “KKN Tematik Generasi Emas: Pencegahan Narkoba, Stunting, dan Penguatan Pangan Keluarga.”

Rektor meminta mahasiswa memanfaatkan 45 hari pelaksanaan KKN untuk memahami dinamika masyarakat, menimba pengalaman, dan menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan.

“Jadikan masa 45 hari ini sebagai momentum belajar langsung dari dinamika masyarakat, menimba ilmu, serta memberikan solusi atas problematika warga setempat,” ujar Rektor.

Dalam menjalankan program, mahasiswa diminta berpegang pada Tri Dharma Perguruan Tinggi, memahami batas kewenangan, serta aktif berkonsultasi dengan DPL. Setiap program diharapkan dilaksanakan secara tepat dan sesuai dengan kondisi masyarakat di lokasi KKN.

Rektor juga mengingatkan bahwa mahasiswa merupakan representasi UNG di tengah masyarakat. Karena itu, etika, tutur kata, perilaku, serta kemampuan menghargai warga dan kearifan lokal menjadi bagian penting dalam menjaga nama baik almamater.

Mahasiswa juga diminta tidak memandang KKN sebagai formalitas yang membebani, tetapi menjalaninya dengan gembira, penuh semangat, dan rasa tanggung jawab. Kesehatan fisik dan mental perlu dijaga agar mahasiswa dapat menjalankan pengabdian secara optimal.

Untuk menghadapi kendala di lapangan, mahasiswa diminta segera berkoordinasi dengan DPL dan pihak LPPM. Rektor menegaskan bahwa pihak rektorat dan panitia terbuka menerima persoalan yang dihadapi mahasiswa, termasuk memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berkomunikasi langsung dengan Rektor jika diperlukan.

“Jalani KKN dengan penuh tanggung jawab, jaga nama baik almamater, dan manfaatkan kesempatan ini untuk belajar serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutup Rektor.

Melalui pelaksanaan KKN Tematik Tahap II 2026, mahasiswa diharapkan tidak hanya menyelesaikan program kerja, tetapi juga memperoleh pengalaman nyata dalam memahami masyarakat, menerapkan ilmu, dan tumbuh sebagai insan akademis yang peduli terhadap lingkungan sekitarnya.

Informasi

Agenda