
Kegiatan KKN Profesi Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo kembali membuat program terbaik di Desa Bongo Kecamatan Batudaa Pantai Kabupaten Gorontalo. KKN Profesi Kesehatan merupakan kelompok KKN yang tergabung dari beberapa jurusan kesehatan yang ada di Universitas Negeri Gorontalo. Program yang diusung mahasiswa kali ini adalah kegiatan pendampingan kader kesehatan dalam melakukan deteksi dini penyakit katarak dengan metode "lihat".
Menurut Mohamad Ramdan Bumulo, program kerja KKN mereka di Desa Bongo telah selesai sepenuhnya dan berjalan lancar "Kami telah melaksanakan kegiatan deteksi dini penyakit katarak pada masyarakat nelayan di Desa Bongo. Kebanyakan dari mereka bekerja di laut dan itu menyebabkan potensi paparan sinar matahari berlebih pada mata" jelasnya.
Katarak merupakan penyebab terbanyak kebutaan. Katarak merupakan kelainan mata yang terjadi akibat adanya perubahan lensa yang semula jernih dan tembus cahaya menjadi keruh. Akibatnya penglihatan manusia menjadi kabur. Gangguan penglihatan yang disebabkan oleh katarak tidak secara spontan, melainkan secara perlahan-lahan dan lama-kelamaan akan menimbulkan kebutaan.
Penduduk yang tinggal di daerah pantai lebih berisiko mengalami penyakit katarak daripada penduduk yang tinggal di daerah pegunungan. Hal ini disebabkan penduduk di daerah dataran rendah lebih banyak terkena sinar ultraviolet dibandingkan dengan di daerah dataran tinggi. Pemberdayaan masyarakat dalam hal ini kader kesehatan menjadi hal yang sangat dibutuhkan dalam deteksi dini dan pencegahan agar tidak muncul risiko yang lebih berat.

"Selain itu kami punya proker donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, jumat bersih, sabtu sehat, pembuatan cendramata dan lainnya. Respon masyarakat sangat baik dan kami bekerja sama melibatkan pemuda karang taruna dalam pelaksnaan program kami di desa ini" lanjut Ramdan.
"Kegiatan kami selama 45 hari di Desa Bongo Alhamdulillah berjalan dengan lancar dan masyarakat sangat antusias mengikuti dan terlibat dalam program kerja kami dan mendapat respon positif dari aparat desa. Terutama program inti kami dalam mendeteksi katarak, mengingat Desa Bongo merupakan kawasan pesisir yang masyarakatnya memiliki potensi lebih tinggi terkena katarak akibat paparan sinar matahari yang berlebih" pungkasnya.
Mahasiswa jurusan Farmasi UNG ini bersama teman-temannya berharap agar kegiatan deteksi dini katarak kepada masyarakat nelayan tidak terhenti sampai disini tapi bisa dilanjutkan oleh kader kesehatan desa agar dapat menurunkan angka kejadian gangguan penglihatan mata di Desa Bongo.
Pelaksanaan kegiatan ini direncanakan akan berlangsung pada tanggal 03 November 2025, bertempat di Ruang Sidang Lantai 4 Gedung Rektorat Universitas Negeri Gorontalo. Seluruh dosen di lingkungan Universitas Negeri Gorontalo diundang untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.
Kegiatan Bootcamp Exclusive Optimalisasi AI untuk Riset, Menulis Jurnal, dan Menulis Systematic Literature Review akan dilaksanakan pada tanggal 21-23 Agustus 2025. Tempat : Azlea Convention Center Gorontalo
Coaching Mahasiswa Peserta KKN Profesi Kesehatan Tahun 2025, Tempat : Auditorium UNG, Pukul : 10.00 Wita, Pakaian Mahasiswa : Putih Hitam Jas Almamater
Penandatangan Kontrak Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Bagi Dosen Penerima dan Kepala LPPM. Penelitian-PPM Biaya DPPM Dikti dan Internal PNBP UNG