
Upaya menjaga kelestarian Danau Limboto terus mendapat perhatian dari mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Negeri Gorontalo Tahun 2026 melalui program pemberdayaan masyarakat di Desa Bulota. Selama dua hari, 25–26 April 2026, mahasiswa bersama warga melaksanakan kegiatan monitoring kualitas air danau yang melibatkan berbagai unsur masyarakat setempat.
Kegiatan tersebut difokuskan pada peningkatan kapasitas masyarakat agar mampu melakukan pemantauan kualitas air secara mandiri dan berkelanjutan. Tidak hanya menerima materi teori, peserta juga terlibat langsung dalam praktik pengukuran kualitas air di lapangan.
Program diawali dengan pelatihan mengenai teknik monitoring kualitas air yang disampaikan oleh Dr. Wiwin Rewini Kunusa. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan pentingnya pengawasan kualitas air secara berkala sebagai langkah menjaga keberlanjutan ekosistem danau.
Pada hari kedua, peserta melakukan pengukuran langsung di sejumlah titik di kawasan danau. Monitoring dilakukan pada tiga stasiun pengamatan yang mewakili Desa Bulota, Desa Hutadaa, dan Desa Buhu. Dari hasil pengukuran, nilai pH air tercatat relatif stabil pada kisaran 6,70 hingga 6,73. Tingkat kekeruhan air menunjukkan perbedaan di tiap wilayah, yakni 26 NTU di Desa Bulota, 31 NTU di Desa Hutadaa, dan 257 NTU di Desa Buhu. Sementara nilai Total Dissolved Solids (TDS) berada pada rentang 257–274 mg/L.
Selain itu, parameter Dissolved Oxygen (DO) atau oksigen terlarut tercatat sebesar 5,81 mg/L di Desa Bulota, 6,5 mg/L di Desa Hutadaa, dan 6,57 mg/L di Desa Buhu. Meski masih berada pada kategori aman, nilai tersebut diketahui mengalami penurunan dibandingkan hasil penelitian sekitar satu dekade lalu.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dewi Diana Paramata, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun kesadaran sekaligus kemandirian masyarakat dalam menjaga lingkungan.
“Melalui program ini, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga mampu berperan aktif dalam menjaga kualitas lingkungan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa keterlibatan aparat desa, kader Posyandu, ibu-ibu PKK, remaja, hingga unsur kewilayahan menjadi bagian penting dalam keberhasilan program tersebut. Kegiatan juga dihadiri oleh DPL lainnya, Mulyani Zahra Paramata, serta dibuka langsung oleh Kepala Desa Bulota, Burhan Rachman.
Sementara itu, Mulyani Zahra Paramata menilai hasil monitoring dapat menjadi data awal untuk melihat kondisi terkini kualitas air Danau Limboto. Menurutnya, meskipun secara umum masih memenuhi baku mutu air kelas III sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2021, beberapa indikator seperti oksigen terlarut perlu menjadi perhatian bersama.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan dengan mengurangi pembuangan limbah domestik langsung ke danau agar kualitas air tetap terpelihara bagi generasi mendatang.
Secara umum, hasil monitoring menunjukkan air Danau Limboto masih layak dimanfaatkan untuk pembudidayaan ikan air tawar, peternakan, serta pengairan tanaman. Melalui program KKN Tematik ini, mahasiswa UNG berharap masyarakat semakin aktif menjaga ekosistem danau sebagai salah satu sumber kehidupan penting bagi masyarakat Gorontalo.
Pelaksanaan kegiatan ini direncanakan akan berlangsung pada tanggal 03 November 2025, bertempat di Ruang Sidang Lantai 4 Gedung Rektorat Universitas Negeri Gorontalo. Seluruh dosen di lingkungan Universitas Negeri Gorontalo diundang untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.
Kegiatan Bootcamp Exclusive Optimalisasi AI untuk Riset, Menulis Jurnal, dan Menulis Systematic Literature Review akan dilaksanakan pada tanggal 21-23 Agustus 2025. Tempat : Azlea Convention Center Gorontalo
Coaching Mahasiswa Peserta KKN Profesi Kesehatan Tahun 2025, Tempat : Auditorium UNG, Pukul : 10.00 Wita, Pakaian Mahasiswa : Putih Hitam Jas Almamater
Penandatangan Kontrak Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Bagi Dosen Penerima dan Kepala LPPM. Penelitian-PPM Biaya DPPM Dikti dan Internal PNBP UNG