Tim Peneliti UNG Buktikan Manfaat Program MBG bagi Remaja Anemia di Gorontalo

Oleh: Berty H. Meluko . 2 April 2026 . 14:02:07

Sebuah penelitian mengungkap dampak program Makan Bergizi Gratis (MBG) terhadap kondisi kesehatan remaja putri yang mengalami anemia. Studi ini secara khusus menganalisis perubahan biokimia serum, saliva, serta profil bakteri dalam rongga mulut sebagai indikator status zat besi dan kesehatan secara umum.

Riset ini merupakan bagian dari pendanaan Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2025 melalui skema Penelitian Fundamental Reguler dipimpin oleh Prof. Margaretha Solang bersama tim peneliti Dr. Yuliana Retnowati, Dr. dr. Vivien Novarina Kasim, Dr. Suardi, Rahmatiya Bano.

Penelitian dilakukan dengan pendekatan observasional analitik pada 40 siswi remaja anemia yang dibagi menjadi dua kelompok, yakni kelompok yang menerima program MBG dan kelompok yang tidak menerima program tersebut. Hasilnya menunjukkan bahwa program MBG memberikan pengaruh positif, terutama terhadap peningkatan kadar zat besi dalam darah.

Secara umum, kadar hemoglobin (Hb) pada kedua kelompok masih berada dalam kategori anemia ringan, dengan rata-rata sekitar 10,6–10,9 g/dL. Meski demikian, terdapat perbedaan penting pada kadar zat besi serum. Siswi yang mendapatkan asupan dari program MBG memiliki kadar zat besi serum yang secara signifikan lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok yang tidak mendapatkan program tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa makanan bergizi yang diberikan mampu meningkatkan ketersediaan zat besi dalam tubuh secara langsung.

Namun demikian, peningkatan tersebut belum diikuti oleh perubahan signifikan pada indikator lain seperti feritin serum, maupun parameter hematologi lainnya seperti MCV, MCH, dan MCHC. Artinya, meskipun terjadi peningkatan zat besi dalam sirkulasi darah, cadangan zat besi dalam tubuh dan kondisi sel darah merah belum mengalami perbaikan yang signifikan.

Dari sisi pertumbuhan fisik, siswi yang menerima program MBG menunjukkan tinggi badan yang lebih baik dibandingkan kelompok non-MBG. Hal ini mengindikasikan bahwa intervensi gizi melalui program tersebut berkontribusi pada pertumbuhan linier remaja. Namun, hasil yang menarik juga ditemukan pada ukuran lingkar lengan atas yang justru lebih rendah pada kelompok MBG, yang menunjukkan kemungkinan adanya perbedaan komposisi tubuh atau faktor lain yang memengaruhi massa otot.

Penelitian ini juga mengkaji potensi saliva sebagai media diagnostik non-invasif untuk mendeteksi status zat besi. Hasilnya menunjukkan bahwa kadar zat besi dalam saliva tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kadar zat besi dalam serum. Dengan demikian, saliva belum dapat digunakan sebagai indikator yang akurat untuk menilai status zat besi dalam tubuh.

Dari aspek mikrobiologi, penelitian awalnya menargetkan identifikasi bakteri Streptococcus sp. dalam saliva. Namun hasil analisis molekuler justru menemukan keberadaan bakteri Klebsiella pneumoniae. Bakteri ini diketahui sebagai mikroorganisme oportunistik yang dapat muncul pada individu dengan kondisi imunitas rendah, seperti pada remaja anemia. Temuan ini menunjukkan adanya perubahan komposisi mikrobiota saliva pada kondisi defisiensi zat besi.

Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa program Makan Bergizi Gratis memberikan dampak positif dalam meningkatkan kadar zat besi serum dan mendukung pertumbuhan remaja. Namun, efeknya terhadap perbaikan anemia secara menyeluruh masih terbatas, sehingga diperlukan intervensi lanjutan dan penelitian lebih mendalam.

Penelitian ini juga membuka peluang pengembangan metode skrining anemia berbasis saliva sebagai alternatif non-invasif, meskipun saat ini masih memerlukan pengembangan lebih lanjut untuk meningkatkan akurasi diagnostiknya.

Agenda

3 November 2025

Klinik Proposal Penelitian dan Pengabdian Bagi Dosen di Lingkungan Universitas Negeri Gorontalo, Hibah DPPM KEMDIKTISAINTEK T.A. 2026

Pelaksanaan kegiatan ini direncanakan akan berlangsung pada tanggal 03 November 2025, bertempat di Ruang Sidang Lantai 4 Gedung Rektorat Universitas Negeri Gorontalo. Seluruh dosen di lingkungan Universitas Negeri Gorontalo diundang untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.

21 - 23 Agustus 2025

Bootcamp Exclusive Optimalisasi AI untuk Riset

Kegiatan Bootcamp Exclusive Optimalisasi AI untuk Riset, Menulis Jurnal, dan Menulis Systematic Literature Review akan dilaksanakan pada tanggal 21-23 Agustus 2025. Tempat : Azlea Convention Center Gorontalo

3 Juli 2025

Coaching Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan 2025

Coaching Mahasiswa Peserta KKN Profesi Kesehatan Tahun 2025, Tempat : Auditorium UNG, Pukul : 10.00 Wita, Pakaian Mahasiswa : Putih Hitam Jas Almamater

23 Juni 2025

Penandatangan Kontrak Penelitian dan Pengabdian bagi Dosen UNG

Penandatangan Kontrak Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Bagi Dosen Penerima dan Kepala LPPM. Penelitian-PPM Biaya DPPM Dikti dan Internal PNBP UNG