Retort Sistem Tertutup dengan Sumber Api dari Atas yang Knock-Down dan Simple-Portable, dr. Sri Manovita Pateda dan Tim Raih Paten Sederhana

Oleh: Berty H. Meluko . 12 Maret 2026 . 10:04:28

Gorontalo – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh akademisi dari Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo. dr. Sri Manovita Pateda, M.Kes., Ph.D. bersama tim peneliti berhasil memperoleh paten sederhana atas inovasi teknologi bertajuk Retort Sistem Tertutup dengan Sumber Api dari Atas yang Knock-Down dan Simple-Portable.

Inovasi ini dikembangkan sebagai solusi praktis untuk mendukung aktivitas pertambangan emas skala kecil agar lebih aman bagi kesehatan penambang serta lebih ramah terhadap lingkungan. Teknologi retort yang dirancang menggunakan sistem tertutup, sehingga uap merkuri yang dihasilkan dari proses pembakaran amalgam tidak langsung terlepas ke udara.

Keunggulan utama dari alat ini adalah desainnya yang knock-down (dapat dibongkar pasang) serta simple dan portable, sehingga mudah dipindahkan dan digunakan oleh penambang di berbagai lokasi. Selain itu, sistem sumber api yang ditempatkan dari bagian atas dirancang untuk meningkatkan efisiensi proses pembakaran sekaligus meminimalkan paparan zat berbahaya bagi pengguna.

Pengembangan teknologi ini merupakan hasil kolaborasi lintas disiplin dari para peneliti yang berkomitmen menghadirkan inovasi teknologi tepat guna bagi masyarakat. Selain dr. Sri Manovita Pateda, tim inventor juga terdiri dari sejumlah peneliti yang turut berkontribusi dalam proses penelitian, pengembangan, hingga pengajuan paten.

Perolehan paten sederhana ini menjadi bukti nyata komitmen para peneliti dalam menghasilkan inovasi yang tidak hanya bernilai akademik, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan keselamatan kerja dan menjaga kelestarian lingkungan di sektor pertambangan rakyat.

Diharapkan, inovasi retort sistem tertutup ini dapat dikembangkan lebih lanjut dan dimanfaatkan secara luas oleh para penambang emas skala kecil di Indonesia, sehingga praktik pertambangan dapat berjalan lebih aman, sehat, dan berkelanjutan.

Informasi

Agenda