
Komitmen dalam menjaga keberlanjutan bahasa daerah kembali ditunjukkan oleh tim peneliti Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melalui pengembangan panduan ortografi Bahasa Gorontalo yang berbasis kajian ilmiah dan pendekatan partisipatif masyarakat.
Penelitian berjudul “Pengembangan Panduan Ortografi Bahasa Gorontalo Berbasis Kajian Variasi Linguistik dan Strategi Normalisasi Partisipatif” dilaksanakan oleh tim peneliti UNG yang dipimpin oleh ketua peneliti Suleman Bouti bersama Asna Ntelu, Muziatun, Adriansyah Abu Katili, dan Mohamad Hilal Salahudin Bouti. Penelitian ini merupakan bagian pendanaan DPPM Kemdiktisaintek melalui skema Penelitian Fundamental Reguler tahun 2025..
Bahasa Gorontalo sebagai bagian penting dari identitas budaya masyarakat kini menghadapi tantangan serius, terutama dalam aspek penulisan atau ortografi. Ketidakteraturan sistem penulisan yang digunakan di masyarakat menunjukkan belum adanya standar yang baku dan diterima secara luas.
Kondisi ini diperparah oleh belum terinternalisasinya regulasi kebahasaan secara optimal di ruang pendidikan maupun literasi digital. Praktik penulisan yang beragam, baik dalam konteks formal maupun informal, menyebabkan inkonsistensi yang berpotensi menghambat proses pembelajaran serta pelestarian bahasa itu sendiri.
Penelitian ini dilaksanakan selama dua tahun dengan pendekatan kajian linguistik dan sosial secara terpadu. Pada tahap awal, tim peneliti melakukan eksplorasi variasi ortografi melalui analisis aspek fonologi, morfologi, dan sintaksis, serta pendekatan sosiolinguistik untuk memahami praktik penggunaan bahasa di masyarakat.
Berbagai fenomena variasi penulisan berhasil diidentifikasi, mulai dari perbedaan penulisan konsonan, penggunaan simbol glotal, variasi glide, hingga penulisan vokal panjang. Temuan ini menunjukkan bahwa praktik ortografi Bahasa Gorontalo masih sangat beragam dan belum terstandarisasi.
Selain itu, penelitian juga menemukan bahwa sebagian besar masyarakat belum memahami regulasi terkait ortografi Bahasa Gorontalo, yang semakin menegaskan pentingnya penyusunan panduan yang sistematis dan aplikatif.
Hasil penelitian menegaskan bahwa inkonsistensi ortografi memiliki dampak nyata terhadap kualitas literasi, khususnya dalam kemampuan membaca dan menulis. Ketidaksesuaian antara bentuk tulisan dan pelafalan menjadi salah satu kendala utama dalam pembelajaran bahasa.
Melalui analisis mendalam, tim peneliti berhasil merumuskan kerangka awal sistem ortografi yang tidak hanya sahih secara linguistik, tetapi juga mempertimbangkan praktik sosial penutur. Pendekatan normalisasi partisipatif menjadi kunci dalam memastikan bahwa standar yang dikembangkan dapat diterima oleh masyarakat luas.
Pendekatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk akademisi, pendidik, dan komunitas penutur bahasa, sehingga hasil penelitian tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif.
Pengembangan panduan ortografi ini diharapkan menjadi fondasi penting dalam penguatan literasi Bahasa Gorontalo, penyusunan bahan ajar dan kurikulum berbasis bahasa daerah, serta pengembangan kebijakan kebahasaan yang lebih adaptif dan berbasis data. Dengan adanya standar ortografi yang jelas, Bahasa Gorontalo memiliki peluang lebih besar untuk berkembang secara konsisten, baik di lingkungan pendidikan maupun dalam ruang digital.
Penelitian ini menegaskan bahwa pelestarian bahasa daerah memerlukan pendekatan yang komprehensif, tidak hanya melalui penggunaan lisan, tetapi juga melalui sistem penulisan yang baku dan terstandar. Upaya yang dilakukan oleh tim peneliti UNG menjadi langkah strategis dalam menjaga eksistensi Bahasa Gorontalo sebagai warisan budaya yang bernilai tinggi sekaligus relevan di era modern.
Pelaksanaan kegiatan ini direncanakan akan berlangsung pada tanggal 03 November 2025, bertempat di Ruang Sidang Lantai 4 Gedung Rektorat Universitas Negeri Gorontalo. Seluruh dosen di lingkungan Universitas Negeri Gorontalo diundang untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.
Kegiatan Bootcamp Exclusive Optimalisasi AI untuk Riset, Menulis Jurnal, dan Menulis Systematic Literature Review akan dilaksanakan pada tanggal 21-23 Agustus 2025. Tempat : Azlea Convention Center Gorontalo
Coaching Mahasiswa Peserta KKN Profesi Kesehatan Tahun 2025, Tempat : Auditorium UNG, Pukul : 10.00 Wita, Pakaian Mahasiswa : Putih Hitam Jas Almamater
Penandatangan Kontrak Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Bagi Dosen Penerima dan Kepala LPPM. Penelitian-PPM Biaya DPPM Dikti dan Internal PNBP UNG