Penguatan HPP dan Komunikasi Digital, Strategi UNG Dampingi UMKM Desa Luwoo

Oleh: Berty H. Meluko . 15 Februari 2026 . 16:31:52

Dosen Universitas Negeri Gorontalo melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Desa Luwoo, Kecamatan Talaga Jaya, Kabupaten Gorontalo. Program ini mengangkat tema “Peningkatan Literasi Keuangan dan Digital UMKM melalui Penguatan Pengelolaan Biaya dan Komunikasi Pemasaran Digital” dengan sasaran utama para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Kegiatan ini dirancang untuk menjawab tantangan yang kerap dihadapi pelaku UMKM, terutama dalam aspek pengelolaan keuangan dan pemanfaatan teknologi digital. Melalui pendekatan edukatif dan praktis, para peserta dibekali pemahaman tentang pentingnya pencatatan biaya yang sistematis serta strategi pemasaran berbasis digital agar usaha dapat tumbuh secara berkelanjutan.

Materi literasi keuangan disampaikan oleh Azisah Azzahrah Sudirman, M.Si., dosen Vokasi UNG, yang memaparkan pentingnya penentuan Harga Pokok Penjualan (HPP) sebagai fondasi utama dalam menentukan harga jual. Ia menekankan bahwa banyak pelaku usaha belum menghitung biaya produksi secara menyeluruh, sehingga berisiko menetapkan harga yang tidak mencerminkan keuntungan riil.

Sebagai studi kasus, digunakan komoditas ikan nike—produk khas Gorontalo yang memiliki nilai ekonomi dan budaya tinggi. Melalui contoh tersebut, peserta diajak mengidentifikasi komponen biaya, mulai dari bahan baku, tenaga kerja, hingga biaya operasional pendukung. Pendekatan ini membantu pelaku UMKM memahami bahwa perhitungan biaya yang tepat akan menghasilkan harga jual yang kompetitif sekaligus menguntungkan.

Selain aspek keuangan, kegiatan PkM juga menyoroti pentingnya komunikasi pemasaran digital. Peserta diperkenalkan pada pemanfaatan media sosial dan platform digital sebagai sarana promosi yang efektif dan efisien. Strategi penyusunan konten, pemilihan media, hingga konsistensi komunikasi menjadi bagian dari materi yang dibahas untuk memperluas jangkauan pasar.

Melalui program ini, diharapkan pelaku UMKM Desa Luwoo semakin profesional dalam mengelola usaha, adaptif terhadap transformasi digital, serta mampu memperkuat daya saing produk lokal. Upaya ini diharapkan turut berkontribusi pada penguatan ekonomi desa dan pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Informasi

Agenda