Pengelolaan Tambang Rakyat di Gorontalo: Perspektif Hukum, Ekonomi, Lingkungan, dan Keamanan Wilayah

Oleh: Berty H. Meluko . 24 Maret 2026 . 09:57:09

Aktivitas tambang rakyat di Gorontalo menyimpan dua sisi yang saling bertolak belakang. Di satu sisi, sektor ini menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Namun di sisi lain, praktik eksploitasi yang tidak terkendali berpotensi menimbulkan persoalan serius, mulai dari kerusakan lingkungan hingga ancaman terhadap stabilitas keamanan wilayah.

Realitas ini menjadi fokus penelitian yang dilakukan oleh tim dari Universitas Negeri Gorontalo melalui skema Penelitian Fundamental Reguler Tahun 2025. Penelitian berjudul “Eksploitasi Tambang di Gorontalo: Implikasi Hukum terhadap Ekonomi, Lingkungan dan Pertahanan Keamanan Wilayah” ini dipimpin oleh Prof. Dr. Fenty Puluhulawa, SH., M.Hum., bersama Dr. Zuchri Abdussamad, S.I.K., M.Si. dan Moh. Rusdiyanto Puluhulawa, SH., MH., serta melibatkan mahasiswa dalam proses riset.

Penelitian ini berangkat dari kebutuhan mendesak untuk menemukan keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya alam dan perlindungan terhadap lingkungan serta keamanan wilayah. Tambang rakyat yang berkembang pesat dinilai belum sepenuhnya diatur secara optimal, baik dari aspek hukum maupun tata kelola. Tim peneliti menyoroti bahwa lemahnya pengawasan dan belum maksimalnya implementasi regulasi berpotensi memicu konflik sosial, degradasi lingkungan, serta gangguan terhadap stabilitas wilayah.

Dalam kajiannya, penelitian ini tidak hanya melihat aspek hukum formal, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai lokal sebagai bagian dari solusi. Pendekatan ini dinilai penting untuk memastikan bahwa kebijakan yang dihasilkan tidak hanya kuat secara regulatif, tetapi juga relevan dengan kondisi sosial masyarakat setempat.

“Pengelolaan tambang rakyat tidak bisa hanya berbasis regulasi formal, tetapi harus mempertimbangkan nilai lokal dan realitas di lapangan,” ungkap tim peneliti.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas tambang rakyat memberikan kontribusi signifikan terhadap ekonomi lokal. Banyak masyarakat menggantungkan hidup pada sektor ini sebagai sumber penghasilan utama. Namun demikian, dampak lingkungan yang ditimbulkan juga tidak bisa diabaikan. Degradasi ekologis, kerusakan lahan, serta potensi pencemaran menjadi konsekuensi yang terus meningkat. Selain itu, aspek pertahanan dan keamanan wilayah juga menghadapi tantangan berupa konflik horizontal maupun vertikal. Menariknya, penelitian ini juga menemukan bahwa nilai-nilai lokal menjadi faktor pembeda penting dalam cara masyarakat mengelola dan merespons aktivitas pertambangan.

Berdasarkan temuan tersebut, tim peneliti merumuskan sejumlah rekomendasi kebijakan yang dapat diterapkan, antara lain:

  • Desain izin pertambangan rakyat berbasis kearifan lokal
  • Perlindungan kawasan dan lahan bernilai strategis
  • Edukasi teknologi ramah lingkungan
  • Penguatan fasilitasi legalitas dan mediasi konflik
  • Integrasi nilai lokal dalam perencanaan tata ruang

Selain itu, penelitian ini juga menghasilkan formulasi konsep strategi hukum pertambangan rakyat berkelanjutan yang mempertimbangkan aspek kelayakan, relevansi lapangan, serta potensi implementasi di tingkat daerah.

Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa pengelolaan tambang rakyat di Gorontalo memerlukan pendekatan yang komprehensif dan multidimensional. Tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada perlindungan lingkungan dan stabilitas keamanan wilayah. Dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya, diharapkan tata kelola tambang rakyat dapat menjadi lebih inklusif, adil, dan berkelanjutan.

Agenda

1 - 2 Juli 2026

WORKSHOP: Dari Pengukuran ke Publikasi

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo menggelar workshop bertajuk "Dari Pengukuran ke Publikasi: Analisis Hasil Belajar dengan Model Rasch (Winsteps) dan Penulisan Artikel Scopus Berbantuan Claude AI" pada Rabu (1/7). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sidang Lantai 2 Gedung LPPM UNG ini dilaksanakan secara luring dan daring, dengan peserta mengikuti workshop baik secara langsung maupun melalui Zoom Meeting. Workshop ini menjadi bagian dari komitmen LPPM dalam meningkatkan kapasitas dosen dan peneliti menghasilkan publikasi ilmiah bereputasi internasional.

3 November 2025

Klinik Proposal Penelitian dan Pengabdian Bagi Dosen di Lingkungan Universitas Negeri Gorontalo, Hibah DPPM KEMDIKTISAINTEK T.A. 2026

Pelaksanaan kegiatan ini direncanakan akan berlangsung pada tanggal 03 November 2025, bertempat di Ruang Sidang Lantai 4 Gedung Rektorat Universitas Negeri Gorontalo. Seluruh dosen di lingkungan Universitas Negeri Gorontalo diundang untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.

21 - 23 Agustus 2025

Bootcamp Exclusive Optimalisasi AI untuk Riset

Kegiatan Bootcamp Exclusive Optimalisasi AI untuk Riset, Menulis Jurnal, dan Menulis Systematic Literature Review akan dilaksanakan pada tanggal 21-23 Agustus 2025. Tempat : Azlea Convention Center Gorontalo

3 Juli 2025

Coaching Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan 2025

Coaching Mahasiswa Peserta KKN Profesi Kesehatan Tahun 2025, Tempat : Auditorium UNG, Pukul : 10.00 Wita, Pakaian Mahasiswa : Putih Hitam Jas Almamater