Nano-Curheart: Inovasi Nanoemulsi Kurkumin untuk Meningkatkan Fungsi Jantung Koroner

Oleh: Berty H. Meluko . 4 April 2026 . 10:54:02

Penyakit jantung koroner masih menjadi salah satu penyebab kematian utama di dunia. Salah satu tantangan dalam penanganannya adalah rendahnya bioavailabilitas senyawa alami seperti kurkumin, yang sebenarnya memiliki potensi besar sebagai agen terapeutik. Menjawab tantangan tersebut, tim peneliti Universitas Negeri Gorontalo mengembangkan inovasi berbasis teknologi nanoemulsi bernama Nano-Curheart.

Penelitian dengan judul "NANO-CURHEART : Formulasi Nanoemulsi Curcumin untuk Menurunkan Profil Lipid dan Meningkatkan Fungsi Jantung pada Penyakit Jantung Koroner" ini dipimpin oleh Zulkifli B. Pomolango bersama tim peneliti dan mahasiswa dari bidang farmasi, serta didukung oleh mitra dari Poltekkes Gorontalo. Kegiatan ini dilaksanakan melalui skema Penelitian Fundamental Reguler dengan dukungan pendanaan DPPM Kemditisaintek tahun 2025.

Penelitian ini mengusung pemanfaatan kurkumin dalam sistem penghantaran berbasis nanoemulsi untuk meningkatkan kelarutan, stabilitas, serta efektivitasnya dalam mendukung perbaikan profil lipid dan fungsi jantung pada penderita penyakit jantung koroner.

Kurkumin dikenal memiliki berbagai manfaat kesehatan, termasuk sebagai antioksidan dan antiinflamasi. Namun, pemanfaatannya dalam dunia medis sering terkendala oleh kelarutan yang rendah dan penyerapan yang kurang optimal di dalam tubuh. Melalui pendekatan nanoemulsi, penelitian ini berupaya mengatasi hambatan tersebut dengan memperkecil ukuran partikel hingga skala nanometer.

Dengan ukuran partikel yang sangat kecil, kurkumin dapat lebih mudah diserap tubuh, sehingga diharapkan mampu meningkatkan efektivitas terapinya.

Pengembangan Nano-Curheart dilakukan melalui formulasi yang mengombinasikan kurkumin dengan berbagai komponen seperti surfaktan dan minyak pembawa, sehingga menghasilkan sistem nanoemulsi yang stabil dan homogen. Teknologi ini memungkinkan terbentuknya droplet berukuran nano yang mempercepat proses penyerapan senyawa aktif dalam tubuh.

Karakterisasi dilakukan menggunakan berbagai metode ilmiah, seperti Dynamic Light Scattering (DLS) untuk ukuran partikel, serta analisis lain seperti FTIR, UV-Vis, hingga Transmission Electron Microscopy (TEM) guna memastikan kualitas, stabilitas, dan konsistensi sistem yang dihasilkan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa nanoemulsi kurkumin yang dikembangkan memiliki stabilitas fisik yang baik dengan ukuran partikel dalam skala nanometer dan distribusi yang homogen. Efisiensi penjerapan (encapsulation efficiency) tercatat sangat tinggi, mencapai lebih dari 99 persen.

Temuan ini mengindikasikan bahwa Nano-Curheart berpotensi meningkatkan kelarutan dan bioavailabilitas kurkumin secara signifikan, sehingga dapat mendukung efektivitasnya sebagai sistem penghantaran obat, khususnya dalam terapi penyakit jantung koroner.

Selain itu, penelitian ini telah memiliki roadmap pengembangan yang jelas, mulai dari tahap formulasi hingga rencana uji lanjutan untuk mendukung validasi ilmiah yang lebih komprehensif.

Pengembangan Nano-Curheart menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi nano dapat menjadi solusi untuk meningkatkan efektivitas senyawa alami dalam dunia medis. Dengan pendekatan ini, potensi bahan alam seperti kurkumin dapat dioptimalkan untuk mendukung terapi penyakit kronis secara lebih efektif dan berkelanjutan.

Ke depan, inovasi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam pengembangan sistem penghantaran obat yang lebih modern, sekaligus membuka peluang riset lanjutan di bidang nanoteknologi farmasi.

Agenda

3 November 2025

Klinik Proposal Penelitian dan Pengabdian Bagi Dosen di Lingkungan Universitas Negeri Gorontalo, Hibah DPPM KEMDIKTISAINTEK T.A. 2026

Pelaksanaan kegiatan ini direncanakan akan berlangsung pada tanggal 03 November 2025, bertempat di Ruang Sidang Lantai 4 Gedung Rektorat Universitas Negeri Gorontalo. Seluruh dosen di lingkungan Universitas Negeri Gorontalo diundang untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.

21 - 23 Agustus 2025

Bootcamp Exclusive Optimalisasi AI untuk Riset

Kegiatan Bootcamp Exclusive Optimalisasi AI untuk Riset, Menulis Jurnal, dan Menulis Systematic Literature Review akan dilaksanakan pada tanggal 21-23 Agustus 2025. Tempat : Azlea Convention Center Gorontalo

3 Juli 2025

Coaching Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan 2025

Coaching Mahasiswa Peserta KKN Profesi Kesehatan Tahun 2025, Tempat : Auditorium UNG, Pukul : 10.00 Wita, Pakaian Mahasiswa : Putih Hitam Jas Almamater

23 Juni 2025

Penandatangan Kontrak Penelitian dan Pengabdian bagi Dosen UNG

Penandatangan Kontrak Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Bagi Dosen Penerima dan Kepala LPPM. Penelitian-PPM Biaya DPPM Dikti dan Internal PNBP UNG