Mengukur Masa Depan Tanpa Kelaparan di Teluk Tomini: Pemetaan SDGs hingga 2030 oleh Peneliti UNG

Oleh: Berty H. Meluko . 2 Februari 2026 . 14:22:53

Teluk Tomini bukan sekadar bentang laut luas di garis khatulistiwa. Kawasan yang dikelilingi tiga provinsi — Gorontalo, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Utara — ini dikenal sebagai bagian dari Coral Triangle, dengan kekayaan biodiversitas laut yang tinggi. Namun di balik potensi tersebut, persoalan kemiskinan dan kerentanan pangan masih menjadi tantangan nyata.

Inilah yang menjadi titik tolak penelitian tim Universitas Negeri Gorontalo yang dipublikasikan dalam E3S Web of Conferences (ICOSBI 2024). Studi ini secara khusus memetakan dan memproyeksikan capaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Pilar Sosial, khususnya Goal 2: Zero Hunger (Tanpa Kelaparan) di kawasan Teluk Tomini hingga tahun 2030.

Berbeda dari kajian ketahanan pangan pada umumnya, penelitian ini berfokus pada pengukuran capaian indikator resmi SDGs, sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 111 Tahun 2022. Dari total 16 indikator SDG 2 secara nasional, penelitian ini menganalisis indikator yang datanya tersedia di tingkat kabupaten/kota. Wilayah studi mencakup 11 kabupaten/kota di tiga provinsi sekitar Teluk Tomini. Data diolah dari sumber resmi seperti BPS dan survei nasional (SUSENAS, PODES, dan SAKERNAS), kemudian diproyeksikan hingga 2030 menggunakan pendekatan tren kuantitatif.

Hasil pemetaan menunjukkan adanya variasi capaian antarwilayah. Beberapa daerah di Provinsi Gorontalo dan Sulawesi Utara menunjukkan tren yang relatif lebih baik dibandingkan sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah. Namun dua indikator menjadi perhatian utama di hampir semua daerah:

  • Prevalensi kekurangan gizi (undernourishment)
  • Prevalensi stunting pada balita

Proyeksi menunjukkan bahwa tanpa intervensi tambahan, sebagian wilayah berpotensi belum mencapai target penuh SDG 2 pada tahun 2030, khususnya pada indikator gizi dan stunting.

Salah satu temuan penting studi ini adalah keterbatasan ketersediaan data. Dari 16 indikator resmi SDG 2, hanya sekitar 1–5 indikator yang dapat dianalisis secara konsisten di sebagian besar kabupaten/kota. Kondisi ini menunjukkan bahwa tantangan pembangunan berkelanjutan bukan hanya soal implementasi program, tetapi juga soal kualitas sistem data. Tanpa data yang lengkap dan terstandar, proyeksi dan perencanaan kebijakan menjadi kurang optimal.

Penelitian ini menegaskan bahwa kekayaan sumber daya alam Teluk Tomini tidak otomatis menjamin keberhasilan pencapaian SDGs. Pembangunan berkelanjutan membutuhkan pendekatan terintegrasi yang mencakup: Produksi pangan, Akses ekonomi masyarakat, Kualitas gizi, Kesehatan ibu dan anak, Sistem pendataan yang kuat.

Studi ini memang secara khusus hanya membahas Pilar Sosial (SDG 2) dan belum mencakup pilar ekonomi maupun lingkungan, sehingga menjadi pijakan awal bagi penelitian lanjutan yang lebih komprehensif.

Dengan memetakan kondisi aktual dan memproyeksikan capaian hingga 2030, penelitian ini memberikan gambaran berbasis bukti (evidence-based mapping) bagi pemerintah daerah di sekitar Teluk Tomini. Hasilnya bukan sekadar angka statistik, tetapi peta arah: wilayah mana yang perlu percepatan, indikator mana yang paling mendesak, serta bagaimana tren pembangunan bergerak menuju 2030.

Menuju batas waktu SDGs, kawasan Teluk Tomini menghadapi pilihan penting — membiarkan ketimpangan terus berjalan, atau memperkuat kebijakan berbasis data untuk memastikan setiap warganya benar-benar terbebas dari kelaparan.

Oleh : Lanto Ningrayati Amali, Lia Amalia, Dizky Ramadani Putri Papeo, Maya Novrita Dama, dan Muhammad Rifai Katili

Sumber : https://www.e3s-conferences.org/articles/e3sconf/abs/2024/98/e3sconf_icosbi2024_04010/e3sconf_icosbi2024_04010.html

Agenda

3 November 2025

Klinik Proposal Penelitian dan Pengabdian Bagi Dosen di Lingkungan Universitas Negeri Gorontalo, Hibah DPPM KEMDIKTISAINTEK T.A. 2026

Pelaksanaan kegiatan ini direncanakan akan berlangsung pada tanggal 03 November 2025, bertempat di Ruang Sidang Lantai 4 Gedung Rektorat Universitas Negeri Gorontalo. Seluruh dosen di lingkungan Universitas Negeri Gorontalo diundang untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.

21 - 23 Agustus 2025

Bootcamp Exclusive Optimalisasi AI untuk Riset

Kegiatan Bootcamp Exclusive Optimalisasi AI untuk Riset, Menulis Jurnal, dan Menulis Systematic Literature Review akan dilaksanakan pada tanggal 21-23 Agustus 2025. Tempat : Azlea Convention Center Gorontalo

3 Juli 2025

Coaching Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan 2025

Coaching Mahasiswa Peserta KKN Profesi Kesehatan Tahun 2025, Tempat : Auditorium UNG, Pukul : 10.00 Wita, Pakaian Mahasiswa : Putih Hitam Jas Almamater

23 Juni 2025

Penandatangan Kontrak Penelitian dan Pengabdian bagi Dosen UNG

Penandatangan Kontrak Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Bagi Dosen Penerima dan Kepala LPPM. Penelitian-PPM Biaya DPPM Dikti dan Internal PNBP UNG