KKN Profesi Kesehatan UNG Perkenalkan Program SISTER-Hamil di Desa Pilolalenga

Oleh: Berty H. Meluko . 23 Juli 2026 . 17:13:47

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Tahun 2026 menggelar Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) di Desa Pilolalenga, Kecamatan Dungaliyo, Kabupaten Gorontalo, (22/7). Kegiatan ini menjadi tahap awal dalam merancang program pengabdian yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi kesehatan masyarakat setempat.

MMD dihadiri Kepala Desa Pilolalenga bersama perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), bidan desa, kader Posyandu, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta unsur masyarakat lainnya. Forum tersebut menjadi ruang dialog untuk memperkuat koordinasi sekaligus menghimpun masukan masyarakat terkait persoalan kesehatan yang menjadi perhatian di desa.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memaparkan hasil observasi lapangan yang telah dilakukan sebelumnya. Hasil observasi menjadi salah satu dasar dalam menyusun program kerja KKN Profesi Kesehatan selama berada di Desa Pilolalenga.

Salah satu program yang diperkenalkan dalam MMD adalah SISTER-Hamil (Sistem Terpadu Pendampingan Ibu Hamil): Pola Kemitraan Bidan dan Peer-Support Group (Kelompok Pendukung Sebaya) dalam Menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Anak (AKA).

Program SISTER-Hamil dirancang untuk memperkuat pola pendampingan ibu hamil melalui kolaborasi antara bidan desa, kader kesehatan, ibu hamil, keluarga, dan kelompok pendukung sebaya. Pendampingan tersebut mencakup edukasi kesehatan, pemantauan kehamilan, peningkatan kepatuhan terhadap pemeriksaan kehamilan, serta dukungan psikososial bagi ibu hamil.

Kepala Desa Pilolalenga menyambut baik pelaksanaan KKN Profesi Kesehatan UNG dan program SISTER-Hamil yang akan dilaksanakan di wilayahnya. Ia berharap kehadiran mahasiswa dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya melalui program yang berkaitan dengan kesehatan ibu dan anak.

“Kami berharap mahasiswa dapat terus berkoordinasi dengan pemerintah desa, bidan desa, kader kesehatan, dan seluruh elemen masyarakat agar program yang direncanakan dapat berjalan optimal dan tepat sasaran. Pemerintah desa siap mendukung kegiatan yang bertujuan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” ujar Kepala Desa Pilolalenga.

Melalui MMD, mahasiswa bersama pemerintah desa dan masyarakat juga menyepakati pentingnya pendekatan partisipatif dalam pelaksanaan program. Berbagai masukan dan aspirasi yang disampaikan masyarakat menjadi bahan untuk menyempurnakan program kerja agar sesuai dengan kondisi serta kebutuhan Desa Pilolalenga.

Pelaksanaan MMD sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan kesehatan. Melalui sinergi tersebut, program SISTER-Hamil diharapkan dapat menjadi salah satu upaya pendampingan ibu hamil yang melibatkan berbagai unsur di tingkat desa.

Kegiatan ini juga memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, melalui keterlibatan mahasiswa dalam mengidentifikasi persoalan dan merancang intervensi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Informasi

Agenda