KKN-PK UNG Perkuat Kapasitas Kader Posyandu melalui Pelatihan Deteksi Dini Kehamilan Risiko Tinggi di Dunggala

Oleh: Berty H. Meluko . 22 Juli 2026 . 15:28:27

Penguatan kemampuan kader dalam mengenali risiko kehamilan menjadi salah satu perhatian mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) di Desa Dunggala. Upaya tersebut dilakukan melalui Seminar Awal Program Kerja KKN-PK sekaligus Pelatihan Kader Posyandu tentang Deteksi Dini Kehamilan Risiko Tinggi berbasis Kartu Skor Poedji Rochjati (KSPR), Selasa, 21 Juli 2026, di Kantor Desa Dunggala.

Kegiatan tersebut menjadi tahap awal pelaksanaan program KKN-PK sekaligus ruang untuk memperkenalkan rencana kegiatan mahasiswa kepada pemerintah desa dan unsur masyarakat. Melalui seminar awal, mahasiswa membangun koordinasi dengan berbagai pihak agar program yang dilaksanakan selama masa pengabdian dapat disesuaikan dengan kebutuhan kesehatan masyarakat Desa Dunggala.

Salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut adalah pelatihan bagi kader Posyandu mengenai penggunaan KSPR sebagai instrumen untuk membantu melakukan deteksi dini terhadap faktor risiko pada kehamilan. Pelatihan diarahkan untuk memperkuat pemahaman kader dalam mengenali kondisi yang membutuhkan perhatian lebih lanjut serta mendorong koordinasi dengan tenaga kesehatan.

KSPR merupakan salah satu instrumen yang dapat digunakan dalam pemantauan faktor risiko kehamilan melalui pemberian skor berdasarkan kondisi ibu. Pemanfaatannya di tingkat masyarakat diharapkan dapat membantu kader mengenali ibu hamil yang memerlukan pemantauan lebih lanjut dan mendorong pemeriksaan kepada tenaga kesehatan sesuai kondisi yang ditemukan.

Pelibatan kader Posyandu menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut karena kader merupakan salah satu unsur yang berinteraksi langsung dengan masyarakat. Dengan penguatan pengetahuan mengenai deteksi dini, kader diharapkan memiliki bekal yang lebih baik dalam memberikan informasi kepada ibu hamil dan keluarga sekaligus mendukung komunikasi dengan tenaga kesehatan.

Selain pelatihan, seminar awal juga menjadi forum untuk membangun koordinasi antara mahasiswa KKN-PK UNG, pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat. Koordinasi ini diperlukan agar pelaksanaan program kesehatan selama KKN dapat berjalan secara terarah dan memperoleh dukungan dari berbagai unsur di Desa Dunggala.

Pendekatan tersebut menempatkan masyarakat tidak hanya sebagai penerima program, tetapi juga sebagai bagian dari proses pelaksanaan kegiatan. Melalui keterlibatan kader dan unsur desa sejak tahap awal, mahasiswa dapat memperoleh masukan mengenai kondisi dan kebutuhan masyarakat yang menjadi dasar dalam menjalankan program kerja.

Seminar awal dan pelatihan kader ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN-PK UNG untuk mengintegrasikan proses pembelajaran dengan pengabdian kepada masyarakat. Penguatan kapasitas kader melalui edukasi dan pelatihan diharapkan dapat mendukung upaya deteksi dini kehamilan berisiko serta memperkuat pendampingan kesehatan ibu di tingkat desa.

Kegiatan di Desa Dunggala sekaligus menjadi awal dari rangkaian program KKN-PK UNG yang dilaksanakan dengan melibatkan pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung pelaksanaan program kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Informasi

Agenda