
Pemanfaatan teknologi untuk mendukung pemantauan kesehatan ibu hamil diperkenalkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melalui SI-BUMIL RISTI (Sistem Informasi Ibu Hamil Risiko Tinggi) di Desa Tabongo Barat. Inovasi tersebut diperkenalkan dalam Seminar Awal Program Kerja KKN-PK UNG Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Kantor Desa Tabongo Barat, Selasa, 21 Juli 2026.
Seminar awal menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memaparkan sekaligus menyosialisasikan rencana program kerja kepada pemerintah desa dan masyarakat. Forum tersebut juga dimanfaatkan untuk menghimpun masukan, saran, dan dukungan dari berbagai pihak agar program yang disusun dapat menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Desa Tabongo Barat.
Salah satu program yang mendapat perhatian dalam seminar adalah SI-BUMIL RISTI. Sistem informasi tersebut dirancang sebagai inovasi pendukung dalam melakukan pendataan dan pemantauan ibu hamil yang memiliki faktor risiko.
Melalui SI-BUMIL RISTI, informasi mengenai ibu hamil berisiko diharapkan dapat dikelola secara lebih terarah sehingga memudahkan proses identifikasi, pemantauan, dan pendampingan. Sistem ini juga diarahkan untuk mendukung koordinasi antara kader kesehatan, tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan pihak terkait dalam memberikan perhatian kepada ibu hamil yang membutuhkan pemantauan lebih lanjut.
Pengenalan inovasi tersebut menjadi bagian dari pendekatan mahasiswa KKN-PK UNG dalam mengintegrasikan pemanfaatan teknologi dengan kebutuhan pelayanan kesehatan di tingkat desa. Kehadiran sistem informasi diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen pendukung bagi kader dan tenaga kesehatan dalam memperoleh informasi yang dibutuhkan untuk proses pendampingan ibu hamil.
Selain memperkenalkan SI-BUMIL RISTI, seminar awal juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk membangun komunikasi dengan pemerintah desa dan masyarakat sebelum seluruh program KKN-PK dilaksanakan. Masukan yang diperoleh dari forum tersebut menjadi bahan untuk menyesuaikan pelaksanaan program dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat setempat.
Keterlibatan pemerintah desa dan masyarakat sejak tahap perencanaan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan KKN-PK. Melalui koordinasi tersebut, mahasiswa dapat mengembangkan program yang tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan kegiatan, tetapi juga mempertimbangkan kebermanfaatan dan relevansinya bagi masyarakat.
Seminar Awal Program Kerja KKN-PK UNG di Desa Tabongo Barat menjadi awal dari rangkaian pengabdian mahasiswa selama berada di desa. Melalui SI-BUMIL RISTI dan program kesehatan lainnya, mahasiswa diharapkan dapat turut mendukung upaya deteksi dini dan pendampingan ibu hamil, sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat.