Dumbo Raya dan SDGs Center UNG Bangun Budaya Pilah Sampah Berkelanjutan

Oleh: Berty H. Meluko . 21 Mei 2026 . 13:58:43

Pemerintah Kecamatan Dumbo Raya mendeklarasikan Gerakan Pilah Sampah pada Selasa, 19 Mei 2026 sebagai upaya mendorong pengelolaan sampah berkelanjutan dari sumbernya. Kegiatan ini ditandai dengan penandatanganan Pernyataan Komitmen Bersama Pemilahan Sampah dari Sumbernya se-Kecamatan Dumbo Raya yang didukung oleh SDGs Center Universitas Negeri Gorontalo.

Deklarasi diawali dengan kerja bakti bersama dan dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen sebagai bentuk keseriusan berbagai pihak dalam mendukung gerakan pemilahan sampah. Gerakan ini bertujuan membangun kesadaran masyarakat untuk memilah sampah sejak dari rumah tangga, tempat usaha, sekolah, perkantoran, hingga fasilitas publik.

Kegiatan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah kecamatan dan kelurahan, TNI, Polsek, Lanal, KSOP Kelas III Gorontalo, LPM, Puskesmas, ASN, kepala sekolah, perguruan tinggi, mahasiswa Program Studi Perencanaan Wilayah dan Perkotaan UNG, hingga Advisor GIZ Provinsi Gorontalo, Boby R. Payu. Keterlibatan lintas sektor tersebut menunjukkan bahwa persoalan sampah memerlukan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kecamatan Dumbo Raya melaksanakan edukasi door to door di Kelurahan Talumolo, Leato Utara, dan Leato Selatan. Edukasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya memilah sampah dari sumbernya serta pemanfaatan komposter untuk mengolah sampah organik.

Kegiatan edukasi turut melibatkan unsur TNI, Lanal, KSOP Kelas III Gorontalo, akademisi, dan mahasiswa UNG. Masyarakat diberikan pemahaman mengenai pemisahan sampah organik dan anorganik, pengolahan sampah organik menjadi kompos, serta pemanfaatan sampah anorganik melalui daur ulang guna mendukung ekonomi sirkular.

Camat Dumbo Raya menegaskan komitmen pemerintah kecamatan untuk terus mendorong gerakan pemilahan sampah di seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat.

“Pemerintah Kecamatan Dumbo Raya berkomitmen untuk terus menggerakkan pemilahan sampah dari rumah tangga, tempat usaha, sekolah, dan fasilitas publik. Dumbo Raya bebas sampah hanya dapat diwujudkan jika semua pihak bergerak bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SDGs Center UNG, Raghel Yunginger, menilai pemilahan sampah dari sumbernya merupakan langkah penting dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

“Komitmen bersama ini diharapkan menjadi fondasi perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah sehingga gerakan pilah sampah dapat menjadi budaya baru di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Informasi

Agenda